Scroll untuk baca berita
https://newsbidik.com/wp-content/uploads/2026/02/Sebanyak-16-SPPG-Polri-telah-dilengkapi-fasilitas-penunjang-berbasis-kemandirian-pangan-mulai-d.webp
PARLREMENPolitik

Edy Wuryanto: Pengawasan Dapur MBG Lemah, Fokus Terlalu pada Kuantitas.

2953
×

Edy Wuryanto: Pengawasan Dapur MBG Lemah, Fokus Terlalu pada Kuantitas.

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, saat memberikan keterangan terkait pengawasan kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jum'at, (19/9/25/) Dok poto newsbidik.com /browibowo./RED.,

NEWS BIDIK,JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyoroti lemahnya pengawasan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menimbulkan kasus keracunan massal di sejumlah daerah.

baca juga

Presiden Prabowo Kunjungi Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka

Dalam sepekan terakhir, laporan kasus keracunan muncul dari Baubau, Lamongan, Sumbawa, Gunungkidul hingga Garut. Menurut Edy, rentetan peristiwa ini mengindikasikan bahwa pengawasan mutu belum berjalan optimal karena Badan Gizi Nasional (BGN) terlalu mengejar pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam jumlah besar.

“Fakta penerima manfaat MBG mengalami gejala keracunan menunjukkan lemahnya kontrol mutu. Akar masalahnya ada pada BGN yang lebih mementingkan kuantitas dapur ketimbang kualitas,” ujar Edy, Jumat (19/9/2025).

Ia mengungkapkan, dari anggaran BGN sebesar Rp71 triliun, baru terserap sekitar 18,6 persen. Demi meningkatkan serapan, BGN diduga gencar membangun dapur baru meski sebagian belum memenuhi standar.

“Yang dikejar jumlah dapurnya, bukan kualitas. Padahal ada dapur yang dibangun asal jadi,” tambah legislator PDI Perjuangan itu.

Edy menjelaskan, pembangunan dapur MBG sebagian besar diserahkan kepada yayasan masyarakat yang terbatas secara modal. Akibatnya, banyak SPPG tidak sesuai ketentuan sehingga berpotensi mencemari makanan. Ia pun mengusulkan agar yayasan diberikan pinjaman lunak guna mendirikan SPPG sesuai standar.

baca juga

Presiden Prabowo Tegaskan Pasal 33 UUD 1945 Jadi Fondasi Pembangunan Ekonomi Nasional

Selain itu, ia menekankan pentingnya akreditasi SPPG oleh lembaga independen di luar BGN untuk memastikan kelayakan.

“Jangan mudah memberi izin operasional pada dapur yang belum sesuai standar, karena taruhannya adalah keselamatan penerima manfaat,” tegasnya.

Tak hanya BGN, Edy juga menyoroti BPOM dan Dinas Kesehatan daerah yang dinilai belum maksimal dalam melakukan monitoring rutin. Padahal, BPOM telah mendapat tambahan anggaran hingga Rp700 miliar khusus untuk pengawasan.

baca juga

Presiden Prabowo Resmikan 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih, Simbol Kebangkitan Ekonomi Rakyat

Menurutnya, peningkatan jumlah dapur MBG harus diiringi dengan pengawasan kualitas dan keamanan pangan.

“Keselamatan penerima manfaat MBG jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar target pembangunan dapur atau angka serapan anggaran,” pungkas Edy.

Tinggalkan Balasan

Jawa Barat

“Reses ini bukan sekadar agenda formal, tetapi kewajiban kami untuk turun langsung mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Silakan sampaikan usulan yang benar-benar berdampak bagi kepentingan umum, dan akan kami kawal sesuai mekanisme di DPRD Provinsi Jawa Barat,” ujar H. Akhmad Marjuki dalam kegiatan reses di Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Selasa (24/2/2026).

NAGANRAYA

Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memberikan kepastian status bagi tenaga pengabdian yang telah lama bekerja. Pemerintah berharap seluruh PPPK dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan keikhlasan demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Nagan Raya.”

Aceh

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berkomitmen memastikan pembangunan hunian sementara bagi masyarakat terdampak banjir bandang dapat segera diselesaikan dan ditempati sebelum bulan suci Ramadhan,” ujar Bupati Nagan Raya Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., saat meninjau progres pembangunan Huntara di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Minggu (25/01/2026).