Scroll untuk baca berita
DPRD KAB PANGANDARANPolitik

Menutup 2025, DPRD Pangandaran Perkuat Legislasi, Intensifkan Pengawasan, dan Amankan Agenda Akhir Tahun

7461
×

Menutup 2025, DPRD Pangandaran Perkuat Legislasi, Intensifkan Pengawasan, dan Amankan Agenda Akhir Tahun

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK.COM | PANGANDARAN  Menjelang penutupan tahun anggaran 2025, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran memperlihatkan konsistensi kerja kelembagaan melalui rangkaian agenda strategis yang terfokus pada penguatan fungsi legislasi, pengawasan lapangan, serta kesiapan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sejak Oktober hingga pertengahan Desember 2025, DPRD menjalankan berbagai agenda penting yang mencerminkan peran aktif legislatif dalam menjaga arah pembangunan daerah, stabilitas sosial, serta perlindungan kepentingan masyarakat dan sektor pariwisata.

Momentum reflektif dimulai pada peringatan Hari Jadi ke-13 Kabupaten Pangandaran, yang dipusatkan pada 24–25 Oktober 2025. Dalam Rapat Paripurna Istimewa, DPRD menjadikan peringatan milangkala sebagai ruang evaluasi atas perjalanan pembangunan daerah sejak pemekaran.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, H.M.M., menegaskan bahwa capaian pembangunan harus diimbangi dengan penguatan sinergi antarlembaga serta peningkatan kemandirian fiskal daerah. Optimalisasi Dana Bagi Hasil (DBH) disebut sebagai salah satu instrumen penting untuk memperluas dampak pembangunan hingga ke tingkat desa.

Memasuki akhir November, DPRD kembali menegaskan perannya dalam fungsi legislasi melalui penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2025. Dalam Rapat Paripurna tersebut, ditetapkan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD yang dinilai strategis dan memiliki urgensi tinggi.

Penetapan Propemperda ini menjadi landasan hukum bagi pelaksanaan kebijakan daerah serta arah program prioritas pemerintah daerah di tahun berikutnya, sekaligus mencerminkan komitmen DPRD dalam menghadirkan kepastian regulasi.

Pada bulan Desember, fokus kerja legislatif bergeser ke pengawasan langsung dan koordinasi lintas sektor. Menyusul meningkatnya curah hujan, pimpinan DPRD turut mendampingi kunjungan lapangan ke sejumlah wilayah terdampak banjir. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan darurat, penyaluran bantuan, serta percepatan normalisasi infrastruktur berjalan efektif.

Selain isu kebencanaan, DPRD juga terlibat aktif dalam Rapat Koordinasi Penyelesaian Sengketa Agraria di Kecamatan Cimerak, serta melakukan monitoring kesiapan Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) di Desa Sindangjaya, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pemerintahan desa.

Menjelang puncak libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Pangandaran mengintensifkan koordinasi pengamanan kawasan wisata. Perhatian khusus diarahkan pada pengawasan harga jasa dan komoditas di destinasi wisata guna mencegah praktik “getok harga” yang berpotensi merusak citra pariwisata daerah.

Penguatan ketertiban umum juga menjadi sorotan, termasuk pengawasan peredaran minuman keras serta antisipasi kemacetan lalu lintas, demi menjamin keamanan, kenyamanan, dan keselamatan wisatawan maupun masyarakat lokal.

Rangkaian agenda tersebut mencerminkan kerja DPRD Kabupaten Pangandaran sepanjang triwulan akhir 2025 yang berorientasi pada penguatan fungsi legislasi, pengawasan efektif, dan keberpihakan terhadap kepentingan publik, seiring posisi Pangandaran sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Barat.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda melalui disiplin, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Kepercayaan ini adalah kehormatan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.” — Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan.

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”