Scroll untuk baca berita
HeadlineInternasionalPolitik

Presiden Prabowo Kunjungi Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka

418
×

Presiden Prabowo Kunjungi Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka

Sebarkan artikel ini
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Internasional Kansai, Osaka, Jepang, Sabtu (20/9/2025), disambut jajaran perwakilan RI dan pejabat Jepang sebelum menghadiri Expo 2025 Osaka. Dok poto newsbidik.com/(BPMI Setpres)

NEWS BIDIK, OSAKA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Osaka, Jepang, pada Sabtu (20/9/2025) untuk menghadiri Expo 2025 Osaka sekaligus meninjau Paviliun Indonesia. Kehadiran Presiden menandai komitmen Indonesia dalam memperkuat peran di forum global, serta mempromosikan inovasi, keberlanjutan, dan kerja sama internasional.

baca juga

Presiden Prabowo Resmikan 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih, Simbol Kebangkitan Ekonomi Rakyat

Pesawat kepresidenan mendarat di Bandar Udara Internasional Kansai sekitar pukul 08.30 waktu setempat. Presiden Prabowo disambut oleh Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo Maria Renata Hutagalung, Konsul Jenderal RI untuk Osaka John Tjahjanto Boestami, serta Atase Pertahanan RI Tokyo Laksmana TNI Hidayaturrahman. Hadir pula dalam penyambutan, mantan Asisten Sekretaris Kabinet Jepang Keiichi Ichikawa, dan Duta Besar Jepang untuk wilayah Kansai, Yasushi Misawa.

Expo 2025 Osaka mengusung tema “Designing Future Society for Our Lives” yang menekankan pentingnya kolaborasi global dalam menghadapi tantangan dunia, mulai dari perubahan iklim, transformasi teknologi, hingga pembangunan berkelanjutan. Indonesia menjadi salah satu dari 158 negara peserta dalam ajang internasional tersebut.

baca juga

Presiden Prabowo Tegaskan Pasal 33 UUD 1945 Jadi Fondasi Pembangunan Ekonomi Nasional

Paviliun Indonesia sendiri mengusung tema yang terinspirasi dari filosofi Bali Tri Hita Karana — harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan. Filosofi tersebut menjadi landasan narasi paviliun dalam membangun visi masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kehadiran Presiden Prabowo di Osaka juga merupakan bentuk nyata diplomasi Indonesia di panggung global, sekaligus meneguhkan posisi Indonesia sebagai kekuatan penting di kawasan Asia dan dunia.

Dalam lawatan ini, Presiden Prabowo turut didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (BPMI Setpres)

Aceh

“Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda melalui disiplin, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Kepercayaan ini adalah kehormatan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.” — Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan.

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”

Daerah

“Diduga sebuah rumah di Ngemplak, Boyolali, digunakan sebagai lokasi penyimpanan dan penjualan LPG tanpa izin. Pemilik rumah mengaku bukan agen maupun pangkalan resmi serta menyampaikan adanya klaim keterlibatan pihak lain, termasuk menyebut oknum kepolisian sebagai ‘backing’. Seluruh pengakuan tersebut masih bersifat sepihak dan belum mendapat konfirmasi dari pihak yang disebut maupun aparat berwenang.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Persoalan yang mencuat di RSUD Sultan Iskandar Muda tidak hanya menyangkut administrasi dan keuangan, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari keterlambatan pembayaran TPP ASN, persoalan sanitasi, hingga temuan BPK terkait indikasi pembayaran jasa pelayanan kesehatan secara ganda menjadi perhatian yang diharapkan segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.”