Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYA

Pemkab Nagan Raya Terima Penghargaan dari Pemerintah Aceh atas Capaian Pengesahan Koperasi Merah Putih Tercepat

583
×

Pemkab Nagan Raya Terima Penghargaan dari Pemerintah Aceh atas Capaian Pengesahan Koperasi Merah Putih Tercepat

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,//Banda Aceh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Aceh atas keberhasilannya menyelesaikan pengesahan badan hukum (Akta Notaris) Koperasi Desa Merah Putih tercepat di Provinsi Aceh.

 

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.I.P., M.P.A., yang mewakili Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dan diterima langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Nagan Raya, Raja Sayang, usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 di halaman Kantor Gubernur Aceh pada Kamis (17/7/2025).

 

Usai menerima piagam penghargaan, Wabup Raja Sayang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih di Nagan Raya, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga pemerintah desa.

 

“Alhamdulillah, Pemkab Nagan Raya hari ini menjadi salah satu kabupaten yang mendapat penghargaan atas capaian penyelesaian pengesahan badan hukum (Akta Notaris) Koperasi Merah Putih di Provinsi Aceh,” ujar Wabup Raja Sayang.

 

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut mencerminkan komitmen kuat Nagan Raya dalam mendukung program nasional.

 

“Ini membuktikan bahwa kita merupakan salah satu daerah yang berkomitmen dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, khususnya terkait penguatan Koperasi Merah Putih,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Wabup Raja Sayang berharap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Nagan Raya dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat desa.

 

Sementara itu, dalam amanatnya saat memimpin upacara, Plt Sekda Aceh, M. Nasir, S.I.P., M.P.A., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh wilayah Aceh.

 

“Koperasi bukan sekadar organisasi ekonomi, melainkan pilar penting dalam membangun kemandirian dan kesejahteraan rakyat di tingkat desa,” tegas M. Nasir.

 

“Pemerintah Aceh juga menyampaikan terima kasih kepada Satgas Kopdes Merah Putih tingkat provinsi dan kabupaten/kota, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, serta seluruh elemen yang telah bekerja keras hingga terbentuknya sebanyak 6.497 Kopdes Merah Putih di seluruh Aceh,” tambahnya.

 

Dengan mengusung tema “Koperasi Maju, Indonesia Adil dan Makmur”, peringatan Hari Koperasi Nasional tahun ini juga menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada 11 kabupaten/kota yang dinilai cepat dalam menyelesaikan proses pengesahan badan hukum Koperasi Merah Putih.

 

Diketahui, Kabupaten Nagan Raya menjadi salah satu dari 11 daerah tersebut yang menerima penghargaan dari Pemerintah Aceh bersama Kabupaten Bener Meriah, Pidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Aceh Singkil serta Kota Banda Aceh, Sabang, Subulussalam, Langsa.

DINAS KOMINFO KAB. NAGAN RAYA

Surel: info@naganrayakab.go.id

Tinggalkan Balasan

Aceh

Penggeledahan Kantor Pertanahan Nagan Raya oleh tim penyidik Kejaksaan Negeri Nagan Raya mengungkap dugaan manipulasi penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) di atas lahan eks HGU PT Usaha Semesta Jaya seluas 1.418,5 hektare. Lahan yang seharusnya kembali menjadi tanah negara itu justru diterbitkan atas nama keluarga pemilik perusahaan dan oknum petugas ukur dengan dasar SPORADIK yang diduga tidak sah. Penyidik menyita sejumlah dokumen penting, termasuk buku tanah dan warkah, untuk memperkuat dugaan penyalahgunaan kewenangan dan tindak pidana korupsi.”

Aceh

“Diduga kuat pengusaha pemborong besi tua di PKS PT Sofindo Seunagan menggunakan tabung Elpiji 3 kg bersubsidi untuk kegiatan pemotongan besi tua. Penggunaan yang dilakukan hampir setiap malam dan telah berlangsung hampir sepekan ini dinilai menyalahi aturan perundang-undangan. Masyarakat mendesak APH segera mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan LPG subsidi yang semestinya diperuntukkan bagi warga kurang mampu, bukan untuk kepentingan bisnis pengusaha.”

Aceh

Bantuan kemanusiaan tahap kedua dari Pemerintah Pusat kembali tiba di Bandara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya. Ratusan paket logistik seperti beras, minyak goreng, mie instan, dan kebutuhan pokok lainnya langsung didistribusikan ke desa-desa terdampak banjir di Aceh Barat dan Nagan Raya. ‘Kami prioritaskan wilayah yang masih terisolir dan sangat membutuhkan pasokan logistik,’ ujar Babinsa Pos Danramil Kuala Pesisir, Nanang Rusdianto. Pemerintah memastikan suplai bantuan akan terus dikirim hingga kondisi darurat mereda.”

Aceh

Petani menjadi tersangka, sementara perusahaan perkebunan diduga kebal hukum. Manipulasi HGU yang melibatkan oknum BPN/ATR harus diusut tuntas demi keadilan masyarakat Padang Panyang.”

“Sudah puluhan tahun perusahaan berkuasa, tetapi hak rakyat tak pernah benar-benar merdeka. Presiden Prabowo diharapkan turun tangan menegakkan keadilan agraria di Nagan Raya.”

“Program plasma 20 persen hanya tinggal formalitas. Sampai hari ini tidak satu pun petani menikmati hasilnya.”

“Kami meminta APH tidak menutup mata. Mafia tanah harus dihentikan, bukan rakyat yang dijadikan tumb