Scroll untuk baca berita
AcehDaerah

 PT Rafalon Mandiri Salurkan Gula Subsidi Sambut Idul Adha di Desa Suak Puntong

360
×

 PT Rafalon Mandiri Salurkan Gula Subsidi Sambut Idul Adha di Desa Suak Puntong

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Nagan Raya – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, PT Rafalon Mandiri menunjukkan kepedulian sosialnya terhadap masyarakat dengan menyalurkan bantuan gula bersubsidi di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (4/6/2025) sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).

Humas PT Rafalon Mandiri, Yusnaidi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa perusahaan menyalurkan gula subsidi sebanyak 2 kilogram untuk setiap kepala keluarga (KK) di desa tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

“Kami ingin berbagi dan membantu masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Adha, di mana kebutuhan pokok cenderung meningkat. Program ini adalah bentuk kepedulian perusahaan kepada lingkungan sekitar, terutama masyarakat Suak Puntong,” ujar Yusnaidi kepada awak media.

PT Rafalon Mandiri yang beralamat di Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, bergerak di bidang jasa outsourcing atau alih daya. Perusahaan ini menekankan pentingnya kontribusi sosial, terutama di wilayah-wilayah yang menjadi perhatian dalam pengembangan komunitas.

Program CSR yang dilaksanakan kali ini menyasar seluruh kepala keluarga di Desa Suak Puntong, tanpa pengecualian, sebagai bentuk pemerataan bantuan. Gula dipilih karena merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sering dibutuhkan masyarakat, terutama menjelang hari raya.

Respons masyarakat pun sangat positif. Sejumlah warga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada pihak perusahaan. “Kami sangat berterima kasih kepada PT Rafalon Mandiri, khususnya kepada Pak Yusnaidi selaku humas. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar seorang warga yang menerima bantuan.

Dengan adanya program ini, PT Rafalon Mandiri tidak hanya berperan sebagai pelaku usaha di Aceh, namun juga sebagai mitra sosial yang aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain agar turut andil dalam pembangunan sosial, terutama di momen-momen penting keagamaan seperti Idul Adha.

Melalui langkah nyata ini, PT Rafalon Mandiri memperkuat komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam konteks bisnis, tetapi juga dalam bentuk kepedulian dan aksi nyata terhadap kebutuhan sosial masyarakat lokal.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Penggeledahan Kantor Pertanahan Nagan Raya oleh tim penyidik Kejaksaan Negeri Nagan Raya mengungkap dugaan manipulasi penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) di atas lahan eks HGU PT Usaha Semesta Jaya seluas 1.418,5 hektare. Lahan yang seharusnya kembali menjadi tanah negara itu justru diterbitkan atas nama keluarga pemilik perusahaan dan oknum petugas ukur dengan dasar SPORADIK yang diduga tidak sah. Penyidik menyita sejumlah dokumen penting, termasuk buku tanah dan warkah, untuk memperkuat dugaan penyalahgunaan kewenangan dan tindak pidana korupsi.”

Aceh

“Diduga kuat pengusaha pemborong besi tua di PKS PT Sofindo Seunagan menggunakan tabung Elpiji 3 kg bersubsidi untuk kegiatan pemotongan besi tua. Penggunaan yang dilakukan hampir setiap malam dan telah berlangsung hampir sepekan ini dinilai menyalahi aturan perundang-undangan. Masyarakat mendesak APH segera mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan LPG subsidi yang semestinya diperuntukkan bagi warga kurang mampu, bukan untuk kepentingan bisnis pengusaha.”

Aceh

Bantuan kemanusiaan tahap kedua dari Pemerintah Pusat kembali tiba di Bandara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya. Ratusan paket logistik seperti beras, minyak goreng, mie instan, dan kebutuhan pokok lainnya langsung didistribusikan ke desa-desa terdampak banjir di Aceh Barat dan Nagan Raya. ‘Kami prioritaskan wilayah yang masih terisolir dan sangat membutuhkan pasokan logistik,’ ujar Babinsa Pos Danramil Kuala Pesisir, Nanang Rusdianto. Pemerintah memastikan suplai bantuan akan terus dikirim hingga kondisi darurat mereda.”

Aceh

Petani menjadi tersangka, sementara perusahaan perkebunan diduga kebal hukum. Manipulasi HGU yang melibatkan oknum BPN/ATR harus diusut tuntas demi keadilan masyarakat Padang Panyang.”

“Sudah puluhan tahun perusahaan berkuasa, tetapi hak rakyat tak pernah benar-benar merdeka. Presiden Prabowo diharapkan turun tangan menegakkan keadilan agraria di Nagan Raya.”

“Program plasma 20 persen hanya tinggal formalitas. Sampai hari ini tidak satu pun petani menikmati hasilnya.”

“Kami meminta APH tidak menutup mata. Mafia tanah harus dihentikan, bukan rakyat yang dijadikan tumb