Scroll untuk baca berita
Jawa TengahJepara

Diduga Mark-Up, Proyek Pelebaran Jalan di Desa Jambu Timur Jadi Sorotan

1581
×

Diduga Mark-Up, Proyek Pelebaran Jalan di Desa Jambu Timur Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Jepara — Proyek pelebaran jalan di Desa Jambu Timur, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, yang bersumber dari Dana Desa tahun 2025, menuai sorotan publik. Pekerjaan senilai Rp80 juta tersebut diduga sarat praktik penyelewengan oleh pihak pemerintah desa.

Pantauan di lokasi, proyek yang terletak di RT 25 RW 05 itu dikerjakan oleh sekitar empat orang warga, berlangsung selama tiga hari, dan menggunakan truk molen. Namun tidak tampak adanya material tambahan yang disiapkan di sekitar lokasi pekerjaan.

Proyek ini hampir rampung ketika awak media mencoba mengonfirmasi pihak pelaksana kegiatan (PK) yang juga merangkap sebagai Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), berinisial E. Saat dikonfirmasi terkait rincian Rencana Anggaran Biaya (RAB), E justru merespons dengan nada tinggi. Senen. (30/6/2025).

“Memang saya sebagai pelaksana kegiatan dan juga TPK sudah mengerjakan sesuai RAB,” ujar E dengan nada keras.

Saat ditanya lebih lanjut soal transparansi RAB, E justru menantang dan mempertanyakan posisi awak media.

“Terkait mau melihat RAB, emang kamu sebagai apa? Yang berhak memeriksa kegiatan pembangunan hanya inspektorat. Kalau mau menanyakan, langsung saja ke petinggi A,” imbuhnya dengan nada ketus.

Publik berharap penggunaan Dana Desa yang nilainya mencapai puluhan juta rupiah itu benar-benar dikelola secara transparan, tepat sasaran, dan tidak dijadikan bancakan oleh oknum perangkat desa. Pasalnya, Dana Desa seharusnya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, bukan untuk memperkaya segelintir pihak.

Pihak inspektorat dan aparat penegak hukum diharapkan turun melakukan audit serta pengawasan agar tidak terjadi kerugian negara dan praktik korupsi yang merugikan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Jawa Tengah

Anggaran negara yang bersumber dari pajak rakyat harus digunakan secara tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan. Dugaan ketidaksesuaian material dan spesifikasi dalam proyek revitalisasi SD Negeri 1 Ngandong, Bumiharjo, Jepara, perlu ditelusuri secara transparan melalui pemeriksaan teknis dan audit agar kualitas pembangunan terjamin serta setiap rupiah uang negara benar-benar memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.”

Jawa Tengah

“Universitas Muria Kudus diharapkan menjadi pusat pelatihan dan persiapan calon pekerja migran Indonesia melalui program SMK Go Global. Dengan dukungan pelatihan bahasa, peningkatan kompetensi, uji kompetensi, hingga proses penempatan, lulusan SMK diharapkan mampu bersaing di pasar kerja internasional dengan tetap mengutamakan perlindungan dan keselamatan pekerja migran.”

Jawa Tengah

“Dugaan penyalahgunaan solar bersubsidi di SPBU 44-523-02 Karangmoncol, Kabupaten Pemalang, masih memerlukan pembuktian dan verifikasi secara menyeluruh. Setiap tuduhan harus didasarkan pada fakta, data transaksi, serta hasil pemeriksaan pihak berwenang agar tidak menimbulkan kesimpulan sepihak yang dapat merugikan pihak tertentu. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi demi menjunjung tinggi prinsip keberimbangan, transparansi, serta profesionalisme jurnalistik.”

Jawa Tengah

“Ucapan selamat dan dukungan dari keluarga besar Detasemen Intelijen Kodam IV/Diponegoro kepada Letkol Arh Agus Fithriyanto, S.A.P., yang mengikuti Pendidikan Jabatan Golongan V atau Letkol TA 2026, merupakan bentuk kebanggaan dan doa bersama agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, serta kesuksesan dalam menjalani pendidikan. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh semakin memperkuat kapasitas