Tak Ada Hubungan Kredit, Oknum Pegawai Leasing CIMB Niaga Kudus Diduga Hendak Tarik Mobil Warga Jepara
Jawa Tengah
BBWS Pemali Juana Diduga Lalai dalam Pengawasan, Warga Desak Audit Internal dan Evaluasi Kinerja
“Bagaimana mungkin fasilitas vital seperti pompa banjir berhenti hanya karena solar habis,” keluh seorang warga Semarang yang kecewa atas kinerja BBWS Pemali Juana.
Narasi “Ibo Dijebak” Picu Polemik Baru dalam Kasus Dugaan Penistaan Agama di Bandungan
Publik perlu berhati-hati terhadap narasi pengalihan seperti ini. Isu ‘Ibo dijebak’ bisa menggiring opini dan mengaburkan substansi perkara dugaan penistaan agama yang sedang ditangani aparat hukum.”
Kasus Dugaan Penistaan Agama di Bandungan Resmi Dilaporkan ke Polda Jateng, Bukti Rekaman Diserahkan Penyidik
Kami tidak ingin kasus ini menjadi polemik tanpa arah. Langkah hukum ini diambil agar semua pihak mendapat keadilan dan kebenaran terungkap secara objektif,” ujar Advokat Donny Andretti, kuasa hukum pelapor Miftakul Ma’na, usai menyerahkan bukti rekaman kepada penyidik Polda Jawa Tengah.
Tercium Bau Solar dan Aktivitas Gelap di Dukuh Sekti, Pati: Dugaan Penimbunan BBM Ilegal Kian Terang
Setiap malam ramai kendaraan keluar-masuk, baunya juga sangat menyengat. Kami takut kalau terjadi kebakaran,” — ungkap salah satu warga Dukuh Srebut, Dukuhsekti, Pati, Senin (28/10/2025).
Bisnis Gelap di Balik Desa Tenang, Praktik Togel Diduga Marak di Jepara, Hukum Dilanggar Secara Terang-Terangan
Praktik togel di Jepara diduga berjalan terang-terangan di tengah masyarakat tanpa hambatan berarti. Masyarakat mempertanyakan di mana peran aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam menegakkan aturan yang jelas-jelas melarang segala bentuk perjudian.”
Respon Cepat Bupati Jepara Usai Rumah Warga Sinanggul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang
Kami akan upayakan secepat mungkin agar warga yang tertimpa musibah bisa mendapatkan bantuan,” ujar Bupati Jepara, Witiarso, menegaskan respon cepat pemerintah terhadap peristiwa robohnya rumah warga di Desa Sinanggul akibat hujan deras dan angin kencang.
Proyek Rp 10 Miliar di Salatiga Jadi Sorotan: Pengawasan Dinilai Lemah, Dugaan Penyimpangan Menguat
“Proyek Taman Wisata Religi Salatiga senilai lebih dari Rp 10 miliar disorot publik setelah ditemukan kejanggalan teknis, dugaan lemahnya pengawasan, dan potensi konflik kepentingan.”
Agus Alesta Bantah Pernyataan Kades Damarjati, Tegaskan Kritik Demi Perbaikan Pelayanan Desa
“Kritik ini agar semua kinerja menjadi lebih baik. Jangan hanya terima gaji tanpa ada perbaikan pelayanan,” tegas Agus Alesta menanggapi pernyataan Kepala Desa Damarjati yang menyebut dirinya sedang terhimpit masalah kesehatan dan keuangan.
Polemik Internal Desa Damarjati Jepara, Pemerintah Desa dan Warga Saling Klarifikasi
Polemik antara warga Desa Damarjati dan pemerintah desa mencuat setelah Agos Alesta menyampaikan kritik terbuka terkait kedisiplinan aparatur dan dugaan masalah administrasi. Pemerintah desa membantah tuduhan tersebut dan menilai aksi itu dilakukan tanpa konfirmasi. Kedua pihak kini saling memberi klarifikasi, sementara masyarakat menunggu langkah mediasi agar konflik tidak melebar.
Kontroversi Pemanfaatan Tanah Kerukan Sungai Jragung, PT JET Pastikan Tak Ada Transaksi Jual Beli
Material hasil normalisasi Sungai Jragung adalah aset negara dan tidak boleh diperjualbelikan tanpa izin resmi. Kami tidak pernah menjual tanah disposal kepada warga,” tegas Edy, Humas PT JET.
Pernyataan ini berlawanan dengan pengakuan warga Karangawen yang menyebut telah membeli tanah hasil kerukan sungai seharga Rp200 ribu per truk untuk mengurug lahan. Polemik ini memicu desakan agar BBWS Pemali Juana dan pemerintah segera melakukan klarifikasi dan penelusuran menyeluruh.
Proyek Peningkatan Jalan Susukan–Mluweh Diduga Tak Sesuai Spesifikasi Teknis
“Temuan di lapangan menunjukkan indikasi kuat bahwa lantai dasar gorong-gorong tidak pernah dibuat sejak awal. Klaim pelaksana proyek bahwa lantai tersebut hanya tertimbun tanah akibat hujan tidak sesuai dengan kondisi faktual. Selain itu, ketiadaan standar K3 di lokasi menambah kecurigaan adanya pelaksanaan proyek yang tidak patuh terhadap spesifikasi kontrak.
Warga Semarang “Dimatikan” Secara Administratif, Diduga Ada Perebutan Hak Waris
Kasus ini bukan sekadar kesalahan input data. Ada dugaan kuat permainan sistematis yang melibatkan oknum perangkat kelurahan hingga instansi terkait. Korban dirugikan secara hukum, sosial, dan hak sipil ketika ia ‘dimatikan’ dalam sistem kependudukan, padahal masih hidup.”
Diduga Belum Kantongi Izin PBG dan KRK, Proyek Bangunan PT KAI di Semarang Terus Berjalan
Bangunan sarana yang dikerjakan oleh PT. KAI di atas luas tanah sekitar 2.700 meter persegi diduga tidak mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Pihak internal proyek mengakui bahwa perizinan PBG masih dalam proses pembuatan.”
Diduga Disalahgunakan, Dana BUMDes Desa Pelang Jepara Disebut Dibelikan Sapi dan Truk Pribadi
Uang BUMDes dibuat seenaknya sendiri, bahkan dipakai membeli sapi dan truk pribadi,” ungkap seorang warga Desa Pelang yang enggan disebutkan namanya.
Proyek Drainase Senilai Rp 11,7 Miliar di Dempel Semarang Tak Pasang Papan Informasi, Diduga Pasang UDitch Tanpa Lantai Kerja
Proyek drainase senilai Rp11,7 miliar di Kawasan Dempel, Muktiharjo Kidul, Semarang menuai sorotan. Selain tidak memasang papan informasi proyek, pelaksana diduga memasang UDitch tanpa lantai kerja di atas genangan air. Praktik ini jelas bertentangan dengan standar teknis konstruksi dan berpotensi menurunkan kualitas bangunan. Dengan selisih anggaran mencapai Rp3,39 miliar dari pagu awal, publik berhak mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan proyek tersebut.”
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.





