Scroll untuk baca berita
HeadlineJawa TengahNasionalPeristiwa

Tiga Jenazah Kembali Ditemukan di Sektor A2 dan C2, Tim SAR Berpacu dengan Ancaman Cuaca Buruk

7724
×

Tiga Jenazah Kembali Ditemukan di Sektor A2 dan C2, Tim SAR Berpacu dengan Ancaman Cuaca Buruk

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Banjarnegara — Upaya pencarian korban longsor di wilayah Pandanarum kembali membuahkan hasil. Tiga jenazah berhasil ditemukan pada Kamis siang, (20/11/ 2025), masing-masing di sektor C2 dan A2.

Penemuan pertama terjadi pada pukul 10.40 WIB, disusul temuan kedua pada pukul 11.00 WIB, dan temuan ketiga pukul 12.50 WIB.

Kepala Basarnas Semarang, Budiono, membenarkan penemuan tersebut.

“Alhamdulillah, kami kembali menemukan tiga jenazah di sektor A2 dan C2. Untuk sektor A2, korban tertimbun sedalam satu meter, sedangkan di sektor C2 korban ditemukan di ujung longsoran dengan kondisi tertimbun setengah meter,” ujarnya.

Meski tiga jenazah telah diangkat, identitas ketiganya masih belum diketahui. Saat ini proses identifikasi berlangsung di Posko Antemortem yang berpusat di Puskesmas Pandanarum.

“Untuk identifikasi belum diketahui dan saat ini sedang dalam identifikasi,” tambah Budiono.

Di sisi lain, kondisi cuaca menjadi tantangan serius bagi kelanjutan operasi pencarian. Berdasarkan informasi BMKG Banjarnegara, wilayah Pandanarum diprediksi diguyur hujan ringan hingga lebat dalam dua hari ke depan, terutama pada siang hingga sore hari.

Situasi ini membuat Tim SAR gabungan harus berpacu dengan waktu. Sebanyak 12 unit excavator dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian di area longsor yang luas dan dalam.

“Untuk saat ini tim masih melanjutkan pencarian dengan dibantu 12 excavator. Semoga semakin cepat dan banyak korban yang ditemukan,” pungkas Budiono.

Operasi pencarian masih terus dilakukan dengan kewaspadaan tinggi mengingat potensi hujan yang dapat memicu longsor susulan.

Tinggalkan Balasan

Jawa Tengah

Selain SMKN 5 Semarang, dua sekolah lainnya yang turut menerima penghargaan sebagai SMA/SMK Teraktif adalah SMA Negeri 3 Semarang dan SMA Negeri 6 Semarang.
Program Rengganis Pintar merupakan upaya Disperindag Jawa Tengah untuk mendorong penerapan konsep green industry di dunia pendidikan sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya industri yang ramah lingkungan sebagai strategi memperkuat daya saing dan ekspor daerah.

Daerah

“Harapan seorang warga Desa Lemahireng Krajan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, menjadi potret masih adanya masyarakat yang merasa belum tersentuh Program Bantuan Pangan pemerintah. Riadi (Adi), pekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu, memohon keadilan agar dapat masuk dalam daftar penerima bantuan. Pemerintah desa menyatakan akan melakukan verifikasi ulang dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Semarang, sementara hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana Kepresidenan. NEWSBIDIK akan terus mengawal perkembangan informasi ini sesuai fakta dan keterangan resmi dari pihak terkait.”

BREBES

“Warga berharap proyek P3-TGAI di Desa Karangsambung dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan mendapat pengawasan maksimal. Dugaan penggunaan material yang dipertanyakan serta kedalaman pondasi yang dinilai minim perlu mendapat klarifikasi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait agar kualitas bangunan irigasi benar-benar terjamin.”

Jawa Tengah

“Saya menegaskan bahwa seluruh proses pengangkatan jabatan yang saya terima telah melalui mekanisme dan ketentuan kepegawaian yang berlaku sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK). Tidak benar jika disebut saya dipromosikan tanpa prosedur atau melalui praktik jual beli jabatan,” tegas NYT dalam hak jawab yang disampaikan kepada redaksi.