Scroll untuk baca berita
Nasional

Atlet Aceh Barat Siap Tempur di PORA Aceh Jaya, Golden Star Kirim Deretan Atlet Terbaik

2917
×

Atlet Aceh Barat Siap Tempur di PORA Aceh Jaya, Golden Star Kirim Deretan Atlet Terbaik

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,ACEH BARAT – Semangat menuju ajang Pekan Olahraga Aceh (PORA) Aceh Jaya terus bergelora. Sejumlah atlet binaan Dojang Golden Star Aceh Barat dipastikan lolos dan siap memperkuat daerah dalam kompetisi olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut. Kepastian itu disampaikan langsung Ketua Dojang Golden Star, Andrian Lukmansyah, Minggu (17/5/2026).

Dalam keterangannya, Andrian Lukmansyah menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi tinggi kepada para atlet yang berhasil melewati tahapan seleksi dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga memperoleh tiket menuju PORA Aceh Jaya.

“Ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin latihan, serta semangat juang para atlet selama ini. Kami mengucapkan selamat kepada seluruh atlet yang berhasil lolos. Semoga mampu memberikan prestasi terbaik untuk Aceh Barat pada ajang PORA Aceh Jaya nanti,” ujar Andrian.

Keberhasilan para atlet Golden Star menembus ajang PORA menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga taekwondo di Aceh Barat terus menunjukkan perkembangan positif. Tidak hanya mampu bersaing di tingkat daerah, para atlet juga dinilai memiliki potensi besar untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

Pada kategori Poomsae, atlet atas nama Melisa berhasil menempati peringkat ketiga dan memastikan diri lolos menuju PORA. Sementara itu, tim beregu putri juga sukses mengamankan posisi rank tujuh dan berhak melaju ke ajang bergengsi tersebut.

Sedangkan pada nomor Kyurugi, dominasi atlet Aceh Barat terlihat cukup kuat. Dea berhasil tampil impresif dengan meraih peringkat pertama. Prestasi serupa juga diraih Syauqi yang sukses menempati posisi rank satu di kelasnya. Selain itu, Syukri berhasil finis pada peringkat ketiga, Evan menempati peringkat kelima, dan Shera berada di posisi ketujuh.

Capaian tersebut menjadi motivasi besar bagi seluruh atlet maupun pelatih untuk terus meningkatkan kualitas latihan menjelang pelaksanaan PORA Aceh Jaya. Menurut Andrian, persaingan pada ajang PORA nantinya dipastikan berlangsung ketat karena akan mempertemukan atlet-atlet terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Aceh.

Meski demikian, pihak Dojang Golden Star tetap optimistis para atlet Aceh Barat mampu tampil maksimal dan memberikan hasil membanggakan. Fokus utama saat ini, kata Andrian, adalah menjaga kondisi fisik atlet, meningkatkan teknik bertanding, serta memperkuat mental juara.

“Kami berharap para atlet tetap rendah hati, disiplin, dan terus bekerja keras. Lolos ke PORA adalah langkah awal, sedangkan target sesungguhnya adalah membawa pulang prestasi untuk daerah,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dukungan orang tua atlet, pelatih, serta seluruh pihak yang selama ini ikut berkontribusi dalam pembinaan olahraga taekwondo di Aceh Barat. Menurutnya, keberhasilan atlet tidak terlepas dari dukungan bersama dan kerja tim yang solid

Ajang PORA Aceh Jaya sendiri menjadi momentum penting bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membuka peluang menuju level kompetisi yang lebih tinggi. Dengan persiapan yang terus dimatangkan, para atlet Golden Star Aceh Barat diharapkan mampu menjadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan pada cabang olahraga taekwondo.

Semangat dan optimisme kini terus menyertai langkah para atlet Aceh Barat dalam perjalanan menuju PORA Aceh Jaya, membawa harapan besar untuk mengharumkan nama daerah di pentas olahraga Aceh.

Baca Juga:

KONI Aceh Barat Lepas 15 Atlet Taekwondo ke PraPORA Sigli 2026, Targetkan Lolos PORA dan Tembus Pra PON

PW IWO Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pidie Jaya

Tinggalkan Balasan

Headline

“Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 145/PUU-XXIII/2025 menjadi tonggak penting dalam memperkuat perlindungan hukum bagi wartawan di Indonesia. MK menegaskan bahwa sengketa terkait karya jurnalistik harus diselesaikan melalui mekanisme pers dengan melibatkan Dewan Pers, bukan langsung melalui jalur pidana maupun perdata. Prinsip ini menegaskan bahwa Undang-Undang Pers sebagai aturan khusus harus diutamakan guna mencegah kriminalisasi terhadap jurnalis serta menjaga kebebasan pers sebagai pilar utama demokrasi.”

Daerah

Polisi dari Kapal Polisi (KP) Tekukur–5010 Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di perairan Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku beserta lima botol yang diduga berisi bahan peledak serta sejumlah peralatan selam yang digunakan untuk melakukan aksi bom ikan.