Scroll untuk baca berita
Kalimantan SelatanNasionalNEWSBIDIK-KALSELPrestasi

Realisasi Janji Kampanye, Pemprov Kalsel Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah

4453
×

Realisasi Janji Kampanye, Pemprov Kalsel Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah

Sebarkan artikel ini
Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan Suprapti Tri Astuti memberikan keterangan terkait realisasi program prioritas pembangunan daerah di Banjarbaru. Jum'at, (6/3/2026). Dok Photo NEWSBIDIK/AbdulSani

NEWSBIDIK, BANJARBARU,   Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mulai merealisasikan berbagai program pembangunan yang menjadi prioritas utama pemerintahan Gubernur H Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman. Program tersebut merupakan bagian dari 10 janji kampanye yang menjadi komitmen kepemimpinan mereka dalam mendorong kemajuan daerah, khususnya pada sektor infrastruktur dan konektivitas wilayah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan, Suprapti Tri Astuti, menyampaikan bahwa sebagian besar program prioritas tersebut telah memasuki tahap pelaksanaan. Sejumlah kegiatan pembangunan bahkan telah mulai direalisasikan melalui dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Selatan, serta sinergi dengan pemerintah pusat.

“Sejumlah program dari 10 janji Gubernur sebenarnya sudah mulai berjalan. Beberapa di antaranya telah direalisasikan melalui pengalokasian anggaran dari APBD Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Suprapti saat ditemui di Banjarbaru, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah saat ini memberikan perhatian besar pada pembangunan infrastruktur sebagai fondasi utama dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah. Upaya tersebut dinilai sangat penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat serta memperkuat aktivitas ekonomi di berbagai daerah di Kalimantan Selatan.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan jalan, peningkatan kualitas sarana transportasi, hingga penguatan konektivitas antarwilayah menjadi bagian dari strategi pemerintah provinsi dalam mendukung pemerataan pembangunan. Dengan akses transportasi yang lebih baik, diharapkan distribusi barang dan jasa dapat berlangsung lebih efisien serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Selain itu, langkah percepatan pembangunan ini juga diarahkan untuk memperkuat daya saing daerah, terutama dalam menghadapi perkembangan ekonomi regional dan nasional. Infrastruktur yang memadai dinilai mampu mendorong investasi serta meningkatkan aktivitas perdagangan di wilayah Kalimantan Selatan.

Suprapti menegaskan bahwa pemerintah provinsi berkomitmen untuk terus mengawal seluruh program pembangunan agar berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Pihaknya juga memastikan bahwa setiap program yang dijalankan harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami terus melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap pelaksanaan program pembangunan agar tetap sejalan dengan perencanaan yang telah ditetapkan serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga aktif menjalin koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga di tingkat pusat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan program pembangunan daerah dapat berjalan optimal serta memperoleh dukungan kebijakan maupun pendanaan dari pemerintah pusat.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat tersebut diharapkan mampu mempercepat realisasi berbagai proyek strategis yang berdampak luas bagi pembangunan wilayah. Dengan sinergi yang kuat, pemerintah optimistis berbagai target pembangunan yang telah direncanakan dapat tercapai secara bertahap.

Melalui realisasi program-program prioritas tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap dapat menciptakan pembangunan yang lebih merata di seluruh wilayah. Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, program ini juga diharapkan mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan yang diucapkan setiap peringatan 1 Juni. Nilai-nilainya harus hadir dalam tindakan nyata, mulai dari menghormati perbedaan, menjaga persatuan, hingga mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Masa depan bangsa tidak ditentukan oleh seberapa lantang kita menyebut Pancasila, tetapi oleh seberapa konsisten kita mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.”