Scroll untuk baca berita
AcehACEH TIMURPOLRISOSIAL-KEMANUSIAAN

Tak Kuasa Menahan Air Mata, Kasat Intelkam Polres Aceh Timur Sambangi Warga Miskin di Darul Aman

4090
×

Tak Kuasa Menahan Air Mata, Kasat Intelkam Polres Aceh Timur Sambangi Warga Miskin di Darul Aman

Sebarkan artikel ini
Kasat Intelkam Polres Aceh Timur didampingi jajaran Sat Intelkam saat menyerahkan bantuan pangan dan sandang kepada keluarga kurang mampu di Desa Alue Merbo, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial Polri terhadap warga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan menjelang Hari Raya Idulfitri. Jum'at, (6/3/2026) Dok Foto: NEWSBIDIK / Zahari Z

NEWSBIDIK, IDI RAYEUK – Aksi kepedulian sosial kembali ditunjukkan jajaran kepolisian di wilayah Aceh Timur. Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Kasat Intelkam) Polres Aceh Timur turun langsung menyambangi sebuah keluarga kurang mampu di Desa Alue Merbo, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur. Dalam kunjungan tersebut, bantuan berupa kebutuhan pangan dan sandang diserahkan kepada keluarga yang diketahui hidup di bawah garis kemiskinan.

Kunjungan kemanusiaan ini dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari Satuan Tugas Khusus (Satgasus) BAI terkait adanya warga yang telah lama tinggal di hunian tidak layak huni dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Mendapatkan informasi tersebut, Kasat Intelkam Polres Aceh Timur bersama tim langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan. Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi oleh Kanit Sosial Budaya (Sosbud) serta Kanit Ekonomi Sat Intelkam Polres Aceh Timur.

Sesampainya di lokasi, rombongan kepolisian menyaksikan secara langsung kondisi rumah keluarga tersebut yang jauh dari kata layak. Bangunan sederhana dengan fasilitas yang sangat terbatas menjadi tempat tinggal keluarga itu dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Suasana haru pun tak terelakkan saat Kasat Intelkam melihat langsung kondisi kehidupan keluarga tersebut. Keterbatasan ekonomi yang mereka alami serta kondisi tempat tinggal yang memprihatinkan membuatnya tak kuasa menahan rasa empati.

“Kami bergerak setelah menerima informasi bahwa ada warga di wilayah Kecamatan Darul Aman yang kehidupannya sangat memprihatinkan. Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, kami merasa sangat prihatin,” ujar Kasat Intelkam saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas keamanan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kondisi sosial warga.

Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat, terlebih menjelang momentum Hari Raya Idulfitri yang identik dengan kebersamaan dan kepedulian sosial.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan berupa bahan pangan dan pakaian diserahkan langsung kepada keluarga penerima dengan harapan dapat membantu meringankan beban hidup mereka.

Kehadiran aparat kepolisian tersebut mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Tokoh masyarakat Desa Alue Merbo, Tgk. Zol, yang mewakili keluarga penerima bantuan, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian.

“Saya mewakili keluarga penerima bantuan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kasat Intelkam Polres Aceh Timur, Bapak Rony, yang telah datang langsung memberikan bantuan kepada warga kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga tersebut. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan bapak dan seluruh jajaran Polri,” ujar Tgk. Zol dengan penuh haru.

Kasat Intelkam juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan pihak-pihak yang telah memberikan informasi mengenai kondisi sosial warga di wilayah tersebut sehingga bantuan dapat segera disalurkan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan informasi kepada kami. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting agar kita bisa bersama-sama membantu warga yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga tersebut, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri yang tinggal menghitung hari.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial kepolisian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, langkah tersebut juga menjadi upaya mempererat hubungan kemanusiaan antara aparat kepolisian dan masyarakat di wilayah Aceh Timur.

Melalui aksi kemanusiaan seperti ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga tidak ada lagi warga yang merasa sendirian dalam menghadapi kesulitan hidup.

Baca Juga:

Polres Nagan Raya Raih Dua Penghargaan di Rapim Polda Aceh 2026

Syiar Ramadhan Menggema, Pawai Santri Perkuat Iman dan Ukhuwah di Nagan Raya

Diduga Illegal Logging di Hutan Ujong Lamie Nagan Raya Kebal Hukum, APH dan KPH Aceh Diminta Bertindak Tegas

BNPB Segera Bangun 609 Huntara untuk Pengungsi Beutong Ateuh Banggalang

Aceh

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah dua warga Kubang Gajah diwajibkan melapor ke Polsek Kuala Pesisir usai dilaporkan PT Socfindo Seunagan atas dugaan pengambilan berondolan sawit kering. Warga mempertanyakan penerapan asas keadilan karena berondolan yang dipersoalkan disebut merupakan sisa panen yang telah lama tertinggal di lokasi pembuangan janjang kosong (jangkos), sementara pihak perusahaan hingga kini belum memberikan keterangan resmi.”

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”

Aceh

“Konferensi pers ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk menghadirkan keterbukaan informasi, memperkuat komunikasi publik, serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan berimbang terkait pelayanan di RSUD Sultan Iskandar Muda.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Persoalan yang mencuat di RSUD Sultan Iskandar Muda tidak hanya menyangkut administrasi dan keuangan, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari keterlambatan pembayaran TPP ASN, persoalan sanitasi, hingga temuan BPK terkait indikasi pembayaran jasa pelayanan kesehatan secara ganda menjadi perhatian yang diharapkan segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Aceh

“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel Polri untuk meningkatkan produktivitas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tantangan Polri ke depan semakin berat dan kompleks, sehingga seluruh personel dituntut terus meningkatkan integritas dan pelayanan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Nagan Raya,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K.

Aceh

“Terbitnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Giok Nagan menjadi langkah strategis dalam melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi potensi unggulan daerah. Pengakuan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk terus mengembangkan Giok Nagan secara berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nagan Raya.”