Scroll untuk baca berita
AcehSOSIAL-KEMANUSIAAN

PW IWO Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pidie Jaya

1911
×

PW IWO Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pidie Jaya

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Pidie Jaya — Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Provinsi Aceh menunjukkan kepedulian sosial dengan turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (14/12/2025).

Aksi kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PW IWO Aceh, Chairan Manggeng, didampingi Wakil Sekretaris Wilayah, Bendahara Wilayah, serta jajaran pengurus PW IWO Aceh. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh masyarakat setempat yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan pascabencana.

Penyaluran bantuan dilakukan secara sederhana namun penuh makna sebagai wujud nyata solidaritas insan pers terhadap warga yang tertimpa musibah. Chairan Manggeng menegaskan, peran jurnalis tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan berbuat di tengah masyarakat.

“Sebagai insan pers, kami memiliki tanggung jawab moral untuk turut membantu. Bencana ini adalah duka bersama, dan kehadiran PW IWO Aceh merupakan bentuk empati serta solidaritas kepada masyarakat Pidie Jaya,” ujar Chairan.

Ia menjelaskan, kegiatan penggalangan dan penyaluran donasi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Pengurus Pusat (PP) IWO. Donasi dihimpun melalui gerakan solidaritas dengan partisipasi Rp20.000 per anggota, sebagai upaya membangun kekuatan kolektif untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Aceh.

“Nilainya mungkin tidak besar, namun kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita. Yang terpenting adalah semangat kebersamaan dan kepedulian,” tambahnya.

Bantuan tersebut diterima oleh perwakilan penerima, Arjuna Fahlefi, anggota Pengurus Daerah (PD) IWO Pidie Jaya. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PW IWO Aceh serta seluruh anggota IWO yang telah berpartisipasi dan turun langsung ke lokasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PW IWO Aceh dan seluruh keluarga besar IWO. Bantuan dan kehadiran ini sangat berarti bagi kami di tengah kondisi pascabencana,” ungkap Arjuna.

Dalam kesempatan itu, PW IWO Aceh juga menyampaikan apresiasi kepada Pengurus IWO Nusantara serta berbagai pihak yang turut mendukung program donasi Rp20.000, di antaranya PT Solusi Bangun Andalas, Aliansi Mahasiswa se-Aceh, seluruh pengurus dan anggota IWO se-Nusantara, serta para donatur perorangan yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

Chairan Manggeng menilai dukungan lintas elemen tersebut menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Sinergi dari berbagai pihak ini menunjukkan bahwa dengan kebersamaan kita mampu saling menguatkan dan membantu masyarakat yang terdampak bencana. PW IWO Aceh akan terus menggalang donasi bagi korban banjir melalui rekening PW IWO Aceh 01001990003792 dan dapat menghubungi nomor 0895-6118-37542 (Misri),” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Dugaan aktivitas warga negara asing di kawasan hutan Aceh harus ditelusuri secara serius melalui pemeriksaan faktual dan koordinasi lintas instansi. Jika terbukti terdapat pelanggaran keimigrasian, pertambangan, kehutanan, atau lingkungan hidup, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, seluruh proses tetap harus menjunjung asas praduga tak bersalah serta mengedepankan transparansi kepada masyarakat.”

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”