Scroll untuk baca berita
DaerahJeparaPeristiwa

FWPB Bangsri: Gerak Cepat Bantu Warga, Soroti Ketertutupan Pemerintahan Desa

557
×

FWPB Bangsri: Gerak Cepat Bantu Warga, Soroti Ketertutupan Pemerintahan Desa

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK.//Kabupaten.-Jepara, Forum Warga Peduli Bangsri (FWPB) (forum warga peduli bangsri )terus menunjukkan kepeduliannya terhadap warga Desa Bangsri, Kabupaten Jepara. Forum ini hadir sebagai mitra sosial yang tanggap membantu masyarakat yang mengalami kesulitan, termasuk saat ada warga yang sakit maupun meninggal dunia.

Kehadiran FWPB dinilai membawa angin segar bagi kemajuan dan kesejahteraan warga. Salah satu bentuk kepedulian mereka terlihat ketika anggota forum turun langsung mengunjungi keluarga almarhumah Ibu Sumartiani (Nanik Santoso), warga RT 01 RW 07 Bangsri, yang meninggal dunia dan akan dimakamkan di Maqbaroh Slentreng Cobaan, pukul 13.00 WIB.

“FWPB tidak hanya bergerak ketika ada masalah besar. Saat ada warga mengalami musibah atau duka, kami hadir. Minimal kami bisa memberikan semangat dan hiburan kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar A, salah satu warga sekaligus anggota FWPB. Rabu (16/4/2025).

Namun, di balik aksi sosialnya, FWPB juga menyuarakan kritik terhadap kepemimpinan kepala desa setempat. Mereka menilai ada sikap arogansi dan ketertutupan dalam pengelolaan keuangan desa, seperti Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan laporan pertanggungjawaban (SPJ).

“FWPB tidak ingin dipimpin oleh pemimpin yang arogan, semena-mena, dan merugikan warganya. Transparansi adalah hak masyarakat,” lanjut A.

FWPB menyatakan komitmennya untuk terus membela kebenaran, meskipun langkah-langkah mereka tidak disukai oleh sebagian pihak, termasuk Kepala Desa yang saat ini menjabat. Forum ini bahkan berani mengungkap dugaan penyelewengan dan ketidaktransparanan dalam tata kelola pemerintahan desa.

“Masyarakat sudah muak dengan gaya kepemimpinan yang tidak terbuka. Setiap ditanya soal laporan keuangan, jawabannya selalu berputar-putar. Padahal, sebagai pemimpin, keterbukaan kepada warga itu penting,” tutup A.

Keberadaan FWPB diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain, bahwa masyarakat bisa bersatu dan bergerak untuk menjaga hak serta kesejahteraan bersama.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying BBM. Ia menegaskan stok BBM di wilayah Aceh, khususnya Kabupaten Nagan Raya, dipastikan aman dan mencukupi sesuai kebutuhan masyarakat. Polres Nagan Raya juga akan menindak tegas praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM sesuai ketentuan hukum yang berlaku.”
Sabtu, (7/3/2026).
Dok: Humas Polres Nagan Raya

Daerah

“Berbagi di bulan Ramadan bukan sekadar tradisi, tetapi wujud kepedulian dan kebersamaan. Kami berharap santunan ini dapat membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim piatu serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berbagi,” ujar Ketua DPC Ormas MKGR Kabupaten Bekasi, Sarim Saefudin, saat kegiatan santunan dan buka puasa bersama di Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Jumat (06/03/2026).

Daerah

Polisi dari Kapal Polisi (KP) Tekukur–5010 Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di perairan Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku beserta lima botol yang diduga berisi bahan peledak serta sejumlah peralatan selam yang digunakan untuk melakukan aksi bom ikan.

Aceh

“Dugaan pembalakan liar di kawasan Hutan Ujong Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, disebut telah berlangsung berbulan-bulan tanpa penindakan tegas. Aktivitas penebangan kayu diduga dilakukan tanpa izin resmi sebagaimana diatur dalam UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dan KPH Wilayah IV Aceh segera turun tangan mengusut tuntas dugaan pelanggaran yang berpotensi merugikan negara serta mengancam kelestarian lingkungan.”