Scroll untuk baca berita
DKI JakartaHeadlinePolitik

Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih Berbuka Puasa Bersama, Ustaz Adi Hidayat Puasa Bangun Integritas dan Moral

566
×

Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih Berbuka Puasa Bersama, Ustaz Adi Hidayat Puasa Bangun Integritas dan Moral

Sebarkan artikel ini

NEWS.BIDIK||JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menggelar buka puasa bersama jajaran Kabinet Merah Putih usai Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (21/03/2025). Acara ini menjadi ajang mempererat kebersamaan serta meningkatkan sinergi antar-kementerian dan lembaga dalam pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Ustaz Adi Hidayat (UAH) yang memberikan tausiah tentang keutamaan puasa dalam membangun integritas dan moral. UAH menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sarana mengoptimalkan takwa kepada Tuhan Yang Mahakuasa.

“Nabi mengatakan inti puasa itu, dengan kau bisa terkoneksi pada Tuhanmu, maka itu akan berdampak pada penguatan karakter moralmu, sehingga membangun integritas yang kuat,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Ia juga menambahkan bahwa seorang yang memiliki integritas kuat akan tetap menjalankan tugasnya dengan baik, meskipun tidak diawasi oleh pimpinan. “Sekalipun tidak dikontrol oleh pimpinan, tidak dilihat oleh pimpinan, tapi dia memiliki karakter moral yang tinggi, integritas yang kuat, merasa dipantau oleh Tuhan. Inilah yang menjadikan seluruh aktivitasnya bisa berlangsung dengan benar dan baik,” tuturnya.

Acara buka puasa bersama ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antar-kementerian dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Headline

“Dugaan praktik mafia BBM bersubsidi di Kabupaten Pinrang disebut masih berjalan lancar dan aman. Kondisi ini memicu kelangkaan solar dan pertalite, antrean panjang di SPBU, serta menyulitkan masyarakat seperti nelayan, petani, dan sopir angkutan. FP2KP mendesak aparat penegak hukum segera melakukan tindakan tegas dan operasi tangkap tangan guna memberantas praktik ilegal tersebut.”

Headline

“Warga miskin di Desa Waled, Cirebon, mengeluhkan sulitnya akses mobil desa untuk berobat. Di tengah kondisi ekonomi yang terbatas, mereka justru harus mengeluarkan biaya besar hingga ratusan ribu rupiah untuk transportasi. Padahal, fasilitas desa seharusnya diprioritaskan bagi masyarakat yang membutuhkan, bukan dipersulit.”