Scroll untuk baca berita
DPRD KAB PANGANDARANJawa BaratPolitik

Jika 120 ODGJ Dilepas, Objek Wisata Pangandaran Terancam “Meleset”,Bukan Melesat

1662
×

Jika 120 ODGJ Dilepas, Objek Wisata Pangandaran Terancam “Meleset”,Bukan Melesat

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, PANGANDARAN, JAWA BARAT – Ketua Komisi IV DPRD Pangandaran, H. Jalaludin S.Ag, angkat bicara terkait maraknya isu negatif terhadap Yayasan Himathera Indonesia di media sosial. Ia mengimbau agar jajaran manajemen Himathera tetap sabar dan melakukan tabayun, sebab jika lembaga tersebut menghentikan layanan dan melepas seluruh pasien rehabilitasinya, dikhawatirkan akan berdampak besar bagi lingkungan sosial hingga sektor pariwisata Pangandaran.

Kalau 120 ODGJ yang saat ini direhabilitasi dilepas bebas, objek wisata Pangandaran bukan melesat, tapi meleset karena akan dipadati ODGJ,” tegas Jalaludin saat diwawancarai wartawan newsbidik.com dan Sambar.id, Rabu (17/9/2025).

Pernyataan itu disampaikan usai kunjungan kerja Komisi IV DPRD Pangandaran ke Yayasan Rumah Solusi Himathera Indonesia di Desa Kertajaya, Kecamatan Cigugur.

baca juga

Edy Wuryanto Ajak Masyarakat Prioritaskan Obat dan Alkes Buatan Lokal

Komisi IV DPRD Pastikan Kondisi Himathera Layak dan Humanis

Dalam kunjungan tersebut, para legislator menyaksikan langsung proses rehabilitasi yang berlangsung di lembaga tersebut. Mereka juga disambut hangat oleh para penghuni yang disebut “Sahabat Jiwa” melalui penampilan seni, musik, dan berbagai karya kreativitas.

Menurut Jalaludin, Himathera bukan hanya menampung Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), tetapi juga membina anak jalanan dan anak terlantar, sehingga mereka kembali memiliki ruang untuk berkarya dan berharap.

Namun belakangan, muncul berbagai tuduhan miring di media sosial, mulai dari pasien tidur di atas jerami, dipasung di bawah tanah, hingga tidak diberi makan. Jalaludin dengan tegas membantah seluruh tuduhan tersebut.

 “Semua itu tidak benar. Kami melihat langsung dan berbicara dengan beberapa orang. Mereka mendapat perlakuan penuh kasih sayang, makan tiga kali sehari, pendidikan agama, dan pelatihan keterampilan,” jelasnya.

Himathera Dianggap Aset Daerah, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Komisi IV DPRD menilai keberadaan Himathera sangat strategis dan harus mendapat dukungan dari semua pihak.

“Himathera bukan hanya lembaga sosial, tetapi aset daerah yang punya peran besar dalam menangani Sahabat Jiwa maupun anak terlantar,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta Pemerintah Daerah hadir lebih kuat dalam pembinaan dan monitoring agar pelayanan di Himathera berjalan maksimal dan profesional.

baca juga

Presiden Prabowo Kunjungi Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka

Doa dan Harapan untuk Keberlanjutan

Di akhir kunjungan, Komisi IV DPRD juga menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya salah satu Sahabat Jiwa di lembaga tersebut.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya,” ucapnya.

Jalaludin berharap kunjungan ini menjadi momentum memperkuat posisi Himathera di mata masyarakat.

 “Jangan sampai isu yang tidak benar justru menghancurkan perjuangan panjang mereka. Dengan dukungan bersama, Himathera bisa memberi manfaat bukan hanya untuk Pangandaran, tapi untuk Indonesia,” tutupnya.

baca juga

DPRD Pangandaran Desak Usut Tuntas Kasus Tiket Wisata Palsu

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda melalui disiplin, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Kepercayaan ini adalah kehormatan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.” — Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan.

Daerah

“Final Camat Cup 2026 di Alun-alun Malangbong berlangsung meriah dengan antusiasme ratusan penonton. Plt Camat Malangbong mengajak masyarakat menjaga sportivitas dan ketertiban, sementara KOK Malangbong mengapresiasi kerja keras panitia yang telah menyukseskan turnamen bola voli antar desa sebagai ajang pembinaan atlet sekaligus mempererat persatuan masyarakat.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Jawa Barat

“Pemuda merupakan tonggak pembangunan bangsa. Di era digital, penguasaan teknologi menjadi kunci agar generasi muda mampu bersaing secara global. KNPI Kabupaten Bekasi dan Wuling Motors menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemuda dan industri dapat membuka peluang kerja sekaligus mendorong lahirnya generasi yang siap menghadapi masa depan.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”