Scroll untuk baca berita
ACEH BARATDaerahPolitik

Habis Libur Lebaran, Bupati Aceh Barat Sidak: Kehadiran ASN Hampir 100 Persen

543
×

Habis Libur Lebaran, Bupati Aceh Barat Sidak: Kehadiran ASN Hampir 100 Persen

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK||ACEH Meulaboh – Usai libur panjang Idulfitri, Bupati Aceh Barat Tarmizi bersama Wakil Bupati Said Fadheil langsung turun ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dinas dan kantor kecamatan, Selasa (8/4/2025). Sidak ini dilakukan untuk memastikan kehadiran aparatur sipil negara (ASN) dan kelancaran pelayanan publik.

“Hasil sidak menunjukkan tingkat kehadiran pegawai hampir mencapai 100 persen. Alhamdulillah, pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan tidak terganggu,” ujar Tarmizi kepada wartawan.

Pemkab Aceh Barat sebelumnya telah membentuk tim khusus untuk melakukan pemantauan pasca-libur lebaran. Tim tersebut terdiri dari unsur Inspektorat, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Sekretariat Daerah.

“Tim ini kami bentuk untuk memantau langsung kehadiran pegawai dan memastikan layanan publik tetap berjalan optimal, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan,” jelas Tarmizi.

Tim sidak menyasar berbagai instansi pemerintahan secara acak. Hasilnya akan menjadi dasar evaluasi terhadap kedisiplinan ASN di lingkungan Pemkab Aceh Barat.

Meskipun mayoritas ASN hadir, Bupati menegaskan bahwa pegawai yang absen tanpa keterangan akan diberikan sanksi administratif. Ia juga telah menginstruksikan Sekda dan BKPSDM untuk menindak tegas para ASN yang mangkir.

“Libur yang sangat panjang sudah diberikan oleh pemerintah. Kalau masih belum masuk kerja tanpa alasan, itu sudah kelewatan,” tegas Tarmizi.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berkomitmen memastikan pembangunan hunian sementara bagi masyarakat terdampak banjir bandang dapat segera diselesaikan dan ditempati sebelum bulan suci Ramadhan,” ujar Bupati Nagan Raya Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., saat meninjau progres pembangunan Huntara di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Minggu (25/01/2026).

ACEH BARAT DAYA

Penggunaan bahan kimia berbahaya seperti sianida (NaCN) dan merkuri dalam tambang emas rakyat di Aceh Barat Daya bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan. Negara tidak boleh kalah oleh praktik ilegal yang merusak masa depan generasi bangsa,” tegas Tim Liputan Khusus Aceh, Minggu (25/01/2026).

Daerah

Proyek revitalisasi SD Negeri 5 Cepogo dengan nilai anggaran hampir Rp800 juta hingga kini belum rampung meski telah melewati batas waktu pelaksanaan. Selain keterlambatan, tim aliansi dan media juga menemukan pekerja di lokasi proyek tidak menggunakan alat pelindung diri, yang berpotensi melanggar aturan keselamatan kerja,” ujar tim investigasi aliansi kepada NEWS BIDIK, Jumat (26/12/2025).