Scroll untuk baca berita
DaerahJawa BaratNEWS BIDIK KAB BEKASISOSIAL-KEMANUSIAAN

Berbagi Kebahagiaan, Ormas MKGR Kabupaten Bekasi Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu

2808
×

Berbagi Kebahagiaan, Ormas MKGR Kabupaten Bekasi Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, KAB BEKASI – DPC Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Kabupaten Bekasi, memberikan santunan kepada para anak yatim piatu yang dirangkai dengan buka puasa bersama (bukber) yang dilaksanakan di Kampung Pulo Kapuk Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Jumat (06/03/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Umum DPP MKGR, Ivan Kuntara; Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Akhmad Marjuki; Ketua SOKSI Kabupaten Bekasi, Roni Haryanto; Sekretaris DPD MKGR Provinsi Jawa Barat, serta jajaran pengurus MKGR Kabupaten Bekasi.

Ketua DPC Ormas MKGR Kabupaten Bekasi, Sarim Saefudin mengatakan, kegiatan santunan ini merupakan kegiatan rutin setiap memasuki bulan Ramadan. Dan kali ini santunan diberikan kepada 162 anak yatim piatu yang berasal dari wilayah Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara.

“Saya berharap kegiatan santunan ini bisa diikuti oleh saudara-saudara kita yang lain. Dengan berbagi kepada saudara kita yang kurang mampu, sehingga mereka pun bisa ikut berbahagia dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri nanti,” ungkapnya kepada para awak media. 

Sarim mengatakan, selain memberikan santunan dan buka puasa bersama para anak yatim piatu, MKGR juga di bulan Ramadan tahun ini melaksanakan peringatan malam Nuzulul Quran atau malam turunnya Al-Quran di Masjid Jami Al-Fadillah bersama masyarakat sekitar.

“Kami berharap MKGR Kabupaten Bekasi kedepan semakin hari semakin maju, dan membawa masyarakat dengan dukungan Partai Golkar menjadi masyrakat yang makmur dan sejahtera,” jelasnya. 

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum DPP MKGR, Ivan Kuntara, mengatakan bahwa MKGR adalah salah satu pilar atau pendiri Partai Golkar, bersama SOKSI dan KOSGORO, yang disebut dengan Trikarya pendiri Partai Golkar. MKGR merupakan Ormas yang paling cocok dengan bulan Ramadan, karena mempunyai filosofi sendiri.

“MKGR didirikan dengan tidak mudah, karena saat itu ada tekanan dari partai komunis. Penamaan MKGR juga tidak didapat dengan mudah, karena melalui tirakat 40 hari dan membaca beribu kali surat yasin setiap harinya, serta mengagungkan nama gusti Allah dan Rasul,” jelasnya. 

Selanjutnya Ormas MKGR juga mempunyai Panca Moral, meliputi Cinta, Jujur, Berani, Musyawarah dan Karya Nyata. Dirinya pun mengapresiasi kegiatan santunan anak yatim piatu yang dilaksanakan oleh Sarim Saefudin, karena merupakan bentuk nyata dari semangat MKGR dan kehadiran Partai Golkar.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi kebaikan buat kita semua. Dan semoga kita semua terhindar marabahaya dan penyakit serta memanjangkan umur kita semua. Sesuai tagline Partai Golkar yaitu Suara Rakyat Suara Golkar, dengan memberikan perhatian kepada masyarakat dan seluruh kalangan,” paparnya. 

Sementara itu dalam tausiyahnya, Ustad KH. Cecep Mulyadi, menyampaikan empat golongan manusia yang dirindukan oleh surganya Allah SWT. Pertama adalah orang yang suka membaca alquran, baik bagi orang yang mempelajarinya, yang sedang mengajarkannya, dan belajar tajwid, qiraat, dan sebagainya.

“Kedua adalah orang yang menjaga lisannya. Ketiga orang yang suka memberi kepada orang yang sedang lapar. Dan Keempat adalah orang yang berpuasa di bulan suci ramadan, dimana surga Ar Royan asalah surga yang disiapkan bagi orang yang berpuasa di bulan Ramadan,” tandasnya.

Baca Juga:

Geger! JPKP Bongkar Fakta Menu Makan Bergizi Gratis di Bekasi: Siswa SD Cuma Dapat Singkong dan Tahu!

Golkar Kabupaten Bekasi Teguhkan Soliditas Kader Lewat Halal Bihalal Idulfitri 1446 H

Ribuan Butir Obat Keras Digerebek Sat Narkoba Polres Metro Bekasi, Bisnis Haram Berkedok Kontrakan Dibongkar

Tinggalkan Balasan

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Jawa Barat

KIM-PG Kabupaten Bekasi hingga kini belum menentukan sikap resmi terkait dukungan calon ketua Partai Golkar. Namun Ketua KIM-PG, Efendi Subandono, secara pribadi menyatakan dukungannya kepada H. Akhmad Marjuki SH MH sebagai figur yang dinilai paling layak memimpin Golkar Kabupaten Bekasi. Meski demikian, keputusan final menunggu struktur DPD Golkar Jawa Barat resmi dilantik pasca Musda XI.”

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”