Scroll untuk baca berita
AcehDaerahPolitik

Gubernur Aceh Pimpin Rapat Pimpinan: Tegaskan Integritas, Evaluasi HGU, dan Dorong Qanun Tambang

687
×

Gubernur Aceh Pimpin Rapat Pimpinan: Tegaskan Integritas, Evaluasi HGU, dan Dorong Qanun Tambang

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK.,Banda Aceh.-Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memimpin langsung rapat pimpinan dan arahan khusus di Kantor Gubernur Aceh pada Selasa (8/4/2025). Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Plt Sekda Aceh Muhammad Nasir, serta seluruh kepala dinas di lingkungan Pemerintah Aceh.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas, khususnya di lingkungan Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA). Ia mengingatkan seluruh pejabat untuk berhati-hati dalam menjalankan program, serta menghindari potensi pelanggaran hukum yang dapat menghambat kinerja pemerintahan.

“Kita jangan sampai terjerat hukum. Saya tidak ingin ada SKPA yang dipanggil-panggil, karena hal itu akan mengganggu kinerja kita. Mari kita hindari segala hal yang bisa menimbulkan temuan hukum,” tegas Gubernur.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dalam proses pengadaan barang dan jasa, terutama di Unit Layanan Pengadaan (ULP), serta meminta agar tidak ada praktik yang berisiko hukum.

Gubernur menyampaikan beberapa poin strategis yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, percepatan investasi, serta penghapusan hambatan dalam perizinan. Ia juga meminta evaluasi terhadap izin Hak Guna Usaha (HGU) untuk kebun sawit yang luas arealnya melebihi ketentuan, mengingat banyaknya lahan yang dikuasai pihak luar Aceh.

Kepada Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Gubernur menugaskan untuk memperkuat pengawasan terhadap HGU dan melakukan penertiban terhadap pelanggaran lahan.

Terkait sektor pertambangan, Gubernur menyampaikan rencana penyusunan Qanun Pertambangan Rakyat. Ia menilai, tambang rakyat dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika dikelola secara legal melalui koperasi dan dikenakan kewajiban pajak.

Gubernur juga menekankan pentingnya percepatan proyek Bendungan Krueng Keuruto yang telah dilaporkannya kepada Presiden RI. Ia meminta Dinas Pengairan untuk segera bergerak, termasuk menertibkan bangunan masyarakat yang berdiri di atas lahan sawah produktif.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyoroti pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Pemerintah Aceh, kata dia, memperoleh kuota sebanyak 36 orang untuk Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD). Ia menegaskan, penentuan TPHD akan dilakukan langsung oleh Pemerintah Aceh.

Wakil Gubernur juga menekankan pentingnya revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) demi memperpanjang keberlanjutan Dana Otonomi Khusus. Ia meminta seluruh jajaran agar solid dalam menyuarakan usulan tersebut kepada pemerintah pusat dan DPR RI.

“Kita satu kapal yang sama. Rakyat Aceh telah memberikan mandat kepada kita semua, maka kekompakan harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Ia juga meminta agar seluruh SKPA menyelaraskan program kerja tahun ini dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur. Kepada Bappeda, ia menekankan pentingnya menindaklanjuti kerja sama luar negeri, termasuk hasil kunjungan ke Uni Emirat Arab, agar program prioritas segera terealisasi.

Dalam kesempatan itu, Plt Sekda Aceh Muhammad Nasir melaporkan bahwa realisasi anggaran triwulan pertama 2025 telah melampaui target. Namun, ia mengingatkan bahwa sisa waktu hanya sembilan bulan, sehingga seluruh SKPA harus menjaga momentum dan menyesuaikan program agar sejalan dengan visi dan misi pimpinan daerah.

Ia juga menegaskan pentingnya komitmen SKPA dalam pembahasan perubahan APBA, agar alokasi anggaran mendukung sepenuhnya capaian program strategis Pemerintah Aceh.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“PT Sofindo Seunagan kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan dan keselamatan kerja dengan menggelar Medical Check Up (MCU) bagi seluruh karyawan dan buruh pekerja. Pemeriksaan kesehatan yang berlangsung selama 2-4 Juni 2026 ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam memastikan kondisi kesehatan tenaga kerja tetap terjaga sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.”

Aceh

Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan yang diucapkan setiap peringatan 1 Juni. Nilai-nilainya harus hadir dalam tindakan nyata, mulai dari menghormati perbedaan, menjaga persatuan, hingga mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Masa depan bangsa tidak ditentukan oleh seberapa lantang kita menyebut Pancasila, tetapi oleh seberapa konsisten kita mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.”

Aceh

“Melalui pembinaan teknis lanjutan EPSS ini, kami berharap seluruh SKPK di Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat tata kelola statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026.” — Masitoh, S.K.M., M.K.M., Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Nagan Raya.