Scroll untuk baca berita
AcehDaerahSosial dan Kemanusiaan

Sinergi Polsek Meureubo, APDESI, dan Relawan Salurkan Bantuan Banjir ke Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Pidie Jaya

3214
×

Sinergi Polsek Meureubo, APDESI, dan Relawan Salurkan Bantuan Banjir ke Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Pidie Jaya

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Meulaboh : kapolsek peureubo iptu Bagus Erdyanthoro.S.Tr.K, didampingi Kanit Intelkam Polsek Meureubo Aipda Herfandi, SH bersama dengan dewan pimpinan kecamatan asosiasi pemerintahan desa seluruh Indonesia ( DPK APDESI ) dan tim relawan Kecamatan Meureubo menyalurkan bantuan di tiga kabupaten yakni. Aceh tamiang.aceh timur dan pidie jaya dari tanggal 23 hingga 26 Desember 2025.

‎Bantuan difokuskan kepada warga yang terdampak parah seperti Gampong Batang Ara, Kecamatan Bandar Pusaka, Gampong Baru Kecamatan Seruwey , Gampong Ie Bintah Kecamatan Manyak Panyed di Kabupaten Aceh Tamiang,

‎Selain Kabupaten Aceh Tamiang, bantuan juga disalurkan kepada warga Gampong Keude Blang Kecamatan Idie Rayeuk Kabupaten Aceh Timur, Gampong Dayah Kruet dan Gampong Kota Meureudu, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya yang mengalami kerusakan parah dan luluh lantak akibat terjangan banjir bandang.

‎Adapun bantuan yang disalurkan itu kata Abdul Salam, pada jumat, ( 26 /12 2025 )berasal dari hasil pembukaan posko open donasi pembukaan posko halaman kantor Camat Meureubo, yang bersumber dari donasi masyarakat Aceh Barat khususnya masyarakat Kecamatan Meureubo dan juga dibantu oleh PT JBB, PT CSB, PT MAP dengan nilai donasi yang diperoleh sebesar Rp 71.058.000,- dan juga dalam sumbangan dalam bentuk barang oleh Lazizmu Aceh Barat.

‎Abdul Salam menyebutkan bahwa dari hasil open donasi tersebut uang yang terkumpul sebesar Rp 71 juta lebih ini kemudian dibelanjakan dalam bentuk logistik dan peralatan kebutuhan dasar masyarakat yang terdiri dari beras, mie Instan, telur, air mineral, tikar, ember, piring makan, kuali, tudung dan pakaian layak pakai dan kebutuhan lainnya

‎Penyaluran bantuan dilakukan langsung ke titik-titik terdampak dengan berkoordinasi dengan aparat gampong setempat agar bantuan tepat sasaran,” ujar Abdul Salam

‎Ia berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga dalam masa tanggap darurat serta menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit kembali pascabencana.

“Kami mengajak semua pihak untuk terus bergotong royong dan menunjukkan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya

‎“Bencana mengingatkan bahwa dalam menghadapi kesulitan tidak bisa berjalan sendiri. Kebersamaan dan saling menjaga menjadi kekuatan yang sangat penting, terutama di saat-saat penuh tantangan seperti ini,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Kesigapan warga bersama aparat kepolisian berhasil menyelamatkan nyawa seorang bocah 11 tahun yang diserang ular phyton di kawasan rawa Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya satwa liar di lingkungan sekitar permukiman,” ujar Kapolsek Kuala Pesisir IPDA Ghozi Al Falah, S.Tr.K.

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya mengusulkan pembangunan 609 unit hunian sementara bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Kami berharap pembangunan ini dapat segera direalisasikan, mengingat para pengungsi akan menghadapi bulan suci Ramadan,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H.

Aceh

Penarikan satu unit mobil oleh debt collector SMS Finance diduga dilakukan tanpa mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Modus yang digunakan dengan menyebut kendaraan dititipkan di Polsek Tadu Raya ternyata tidak terbukti, karena pihak Polsek menegaskan tidak pernah menerima titipan kendaraan dari pihak mana pun,” tegas sumber kepada media.

Daerah

Proyek revitalisasi SD Negeri 5 Cepogo dengan nilai anggaran hampir Rp800 juta hingga kini belum rampung meski telah melewati batas waktu pelaksanaan. Selain keterlambatan, tim aliansi dan media juga menemukan pekerja di lokasi proyek tidak menggunakan alat pelindung diri, yang berpotensi melanggar aturan keselamatan kerja,” ujar tim investigasi aliansi kepada NEWS BIDIK, Jumat (26/12/2025).