Scroll untuk baca berita
AcehDaerahSosial dan Kemanusiaan

Sinergi Polsek Meureubo, APDESI, dan Relawan Salurkan Bantuan Banjir ke Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Pidie Jaya

3517
×

Sinergi Polsek Meureubo, APDESI, dan Relawan Salurkan Bantuan Banjir ke Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Pidie Jaya

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Meulaboh : kapolsek peureubo iptu Bagus Erdyanthoro.S.Tr.K, didampingi Kanit Intelkam Polsek Meureubo Aipda Herfandi, SH bersama dengan dewan pimpinan kecamatan asosiasi pemerintahan desa seluruh Indonesia ( DPK APDESI ) dan tim relawan Kecamatan Meureubo menyalurkan bantuan di tiga kabupaten yakni. Aceh tamiang.aceh timur dan pidie jaya dari tanggal 23 hingga 26 Desember 2025.

‎Bantuan difokuskan kepada warga yang terdampak parah seperti Gampong Batang Ara, Kecamatan Bandar Pusaka, Gampong Baru Kecamatan Seruwey , Gampong Ie Bintah Kecamatan Manyak Panyed di Kabupaten Aceh Tamiang,

‎Selain Kabupaten Aceh Tamiang, bantuan juga disalurkan kepada warga Gampong Keude Blang Kecamatan Idie Rayeuk Kabupaten Aceh Timur, Gampong Dayah Kruet dan Gampong Kota Meureudu, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya yang mengalami kerusakan parah dan luluh lantak akibat terjangan banjir bandang.

‎Adapun bantuan yang disalurkan itu kata Abdul Salam, pada jumat, ( 26 /12 2025 )berasal dari hasil pembukaan posko open donasi pembukaan posko halaman kantor Camat Meureubo, yang bersumber dari donasi masyarakat Aceh Barat khususnya masyarakat Kecamatan Meureubo dan juga dibantu oleh PT JBB, PT CSB, PT MAP dengan nilai donasi yang diperoleh sebesar Rp 71.058.000,- dan juga dalam sumbangan dalam bentuk barang oleh Lazizmu Aceh Barat.

‎

‎Abdul Salam menyebutkan bahwa dari hasil open donasi tersebut uang yang terkumpul sebesar Rp 71 juta lebih ini kemudian dibelanjakan dalam bentuk logistik dan peralatan kebutuhan dasar masyarakat yang terdiri dari beras, mie Instan, telur, air mineral, tikar, ember, piring makan, kuali, tudung dan pakaian layak pakai dan kebutuhan lainnya

‎Penyaluran bantuan dilakukan langsung ke titik-titik terdampak dengan berkoordinasi dengan aparat gampong setempat agar bantuan tepat sasaran,” ujar Abdul Salam

‎Ia berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga dalam masa tanggap darurat serta menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit kembali pascabencana.

‎“Kami mengajak semua pihak untuk terus bergotong royong dan menunjukkan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya

‎“Bencana mengingatkan bahwa dalam menghadapi kesulitan tidak bisa berjalan sendiri. Kebersamaan dan saling menjaga menjadi kekuatan yang sangat penting, terutama di saat-saat penuh tantangan seperti ini,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Dugaan aktivitas warga negara asing di kawasan hutan Aceh harus ditelusuri secara serius melalui pemeriksaan faktual dan koordinasi lintas instansi. Jika terbukti terdapat pelanggaran keimigrasian, pertambangan, kehutanan, atau lingkungan hidup, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, seluruh proses tetap harus menjunjung asas praduga tak bersalah serta mengedepankan transparansi kepada masyarakat.”

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”