Scroll untuk baca berita
NEWSBIDIK PANGANDARANPOLRI

Polres Pangandaran Tanam Jagung Bareng Santri, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

982
×

Polres Pangandaran Tanam Jagung Bareng Santri, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, PANGANDARAN – Polres Pangandaran menggandeng Pemerintah Daerah, tokoh agama, serta masyarakat dalam kegiatan penanaman jagung serentak di lahan Pondok Pesantren Al Itqon Qiroatussab’ah, Dusun Lebaksari, Desa Batumalang, Kecamatan Cimerak, Rabu (6/8/2025).

Baca Juga 

Polres Pangandaran Tetapkan Mahasiswa sebagai Tersangka Kasus Prostitusi Online Bertepatan Hari Anti Perdagangan Manusia

Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan luas tanam mencapai dua hektare. Sebanyak 30 kilogram bibit jagung hibrida Bisi 2 ditanam di lahan pesantren. Tanaman jagung ini ditargetkan panen pada November 2025 dengan estimasi hasil mencapai 8 ton jagung pipil kering. Seluruh bibit dan pupuk yang digunakan berasal dari bantuan pemerintah.

Baca Juga 

Polres Pangandaran dan Gapoktan Sinar Galih Rasa Kolaborasi Tanam Jagung di Lahan Perhutanan Sosial Cisaladah

Kapolres Pangandaran AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.M., yang memimpin langsung kegiatan ini, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan.

Swasembada pangan bukan sekadar kebutuhan, tetapi strategi penting dalam menjaga stabilitas bangsa,” tegas Kapolres.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan global, khususnya terkait sektor pangan.

Kehadiran Polri tak hanya dalam aspek pengamanan, tapi juga mendukung langsung program-program strategis yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Pangandaran, pejabat utama Polres Pangandaran, unsur Forkopimcam Cimerak, tokoh dari Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, kelompok tani Al-Itqon Agro Mandiri, para santri, serta masyarakat sekitar. Suasana acara berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.

Mengakhiri kegiatan, Kapolres menyampaikan harapannya untuk kembali hadir saat masa panen tiba.

 

Insya Allah, bulan November nanti saya akan datang kembali ke sini untuk panen bersama,” ujarnya disambut antusias oleh seluruh peserta kegiatan.

Baca Juga 

Kapolres Pangandaran Tenangkan Aksi Nelayan Anarkis di Depan Pendopo

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”