Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYAPeristiwaPOLRI

Tragedi Laka Lantas di Aceh Jaya, Tiga Warga Nagan Raya Meninggal Dunia

1208
×

Tragedi Laka Lantas di Aceh Jaya, Tiga Warga Nagan Raya Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, Aceh Jaya — Kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di ruas jalan nasional kawasan Rigah, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, pada Minggu dini hari (12/4/2026) sekitar pukul 00.20 WIB. Peristiwa nahas tersebut merenggut tiga korban jiwa yang seluruhnya merupakan warga Kabupaten Nagan Raya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat di lokasi kejadian, kecelakaan melibatkan satu unit mobil penumpang jenis Hiace yang melaju dari arah Meulaboh menuju Banda Aceh. Kendaraan tersebut diketahui mengangkut total 10 orang penumpang termasuk sopir.

Diduga, kecelakaan terjadi secara tiba-tiba di jalur tersebut, meskipun hingga saat ini penyebab pasti insiden masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Kondisi jalan serta faktor lainnya belum dapat dipastikan sebagai pemicu utama kejadian.

Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi maupun setelah mendapatkan penanganan. Ketiga korban diketahui bernama Jauhari (57), seorang aparatur sipil negara (PNS) yang merupakan warga Desa Padang Panyang, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya. Korban kedua adalah Said Karimuddin (56), juga berstatus PNS, warga Desa Peuleukung, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya. Sementara korban ketiga, Ahmad Hamdani (30), merupakan pelajar atau mahasiswa yang berasal dari Desa Padang Panyang, Kecamatan Kuala Pesisir.

Sementara itu, penumpang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dengan tingkat yang bervariasi. Para korban yang selamat langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Calang, Aceh Jaya.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan pertama sebelum tim medis dan aparat tiba di lokasi. Proses evakuasi berlangsung cukup cepat meski kondisi malam hari menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan korban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kronologi pasti kecelakaan. Olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan untuk mengumpulkan sejumlah bukti yang dapat membantu mengungkap penyebab insiden tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di jalur nasional wilayah Aceh, yang dikenal memiliki beberapa titik rawan kecelakaan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara, terutama pada perjalanan malam hari.

Pihak keluarga korban saat ini telah mendapatkan kabar duka dan proses pemulangan jenazah ke kampung halaman tengah dipersiapkan. Suasana duka menyelimuti keluarga besar korban di Nagan Raya atas kehilangan yang mendalam ini.

Kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada, menjaga kondisi kendaraan, serta memastikan kesiapan fisik saat melakukan perjalanan jarak jauh, guna meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Turnamen sepak bola dan bola voli ini bukan hanya menjadi ajang untuk berkompetisi, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, serta menjaga hubungan harmonis antar-karyawan di setiap afdeling. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan,” ujar Aidil Hidayat Nasution, pengurus PT Socfindo Seunagan.

Aceh

Bantuan ini sangat berarti bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Socfindo Seunagan yang telah menunjukkan kepedulian dan perhatian kepada masyarakat. Semoga kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lebih banyak penyandang disabilitas di Nagan Raya,” ujar Ali Efendi, Ketua PPDI Kabupaten Nagan Raya.

Aceh

“Turnamen catur ini kita gelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 56 pecatur dari berbagai kecamatan di Kabupaten Nagan Raya ikut ambil bagian. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi serta mendorong perkembangan olahraga catur di Nagan Raya,” ujar H. Wahidin, SE, selaku panitia pelaksana turnamen.