NEWSBIDIK SUMSEL — Kepolisian Resor (Polres) Empat Lawang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan seorang bayi perempuan di semak belukar di kawasan Jalan 3B, Desa Makarti Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (13/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Herwan alias Jok. Saat melintas di lokasi, ia mendengar suara tangisan bayi yang mencurigakan dari arah semak-semak. Karena merasa khawatir, Herwan kemudian menghampiri sumber suara dan menemukan seorang bayi perempuan dalam kondisi tergeletak tanpa pendamping.
Setelah memastikan kondisi bayi, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat. Informasi itu kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian melalui prosedur yang berlaku. Menanggapi laporan tersebut, personel Polres Empat Lawang langsung menuju lokasi guna melakukan evakuasi sekaligus mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Bayi perempuan tersebut selanjutnya dibawa ke fasilitas layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, bayi kini dirawat di RSUD Kabupaten Empat Lawang dan dalam kondisi stabil.
Kapolres Empat Lawang, AKBP Abdul Aziz Septiadi, menyampaikan bahwa keselamatan dan kesehatan bayi menjadi prioritas utama dalam penanganan kasus ini. “Saat ini bayi sudah berada dalam penanganan medis dan kondisinya dilaporkan stabil. Kami memastikan seluruh kebutuhan medisnya terpenuhi,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi.
Lebih lanjut, Aziz menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna mengungkap pelaku di balik dugaan pembuangan bayi tersebut. Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari olah TKP, pengumpulan barang bukti, hingga pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Tim kami sedang bekerja mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti yang diperlukan. Kami berkomitmen mengungkap kasus ini secara tuntas,” tegasnya.
Polda Sumatera Selatan juga memastikan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Aparat kepolisian mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam membantu proses pengungkapan kasus ini.
Masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut diimbau untuk segera melapor kepada pihak berwajib. Partisipasi publik dinilai sangat penting dalam mempercepat proses penyelidikan dan menemukan pihak yang bertanggung jawab.
Kasus penemuan bayi ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, mengingat menyangkut keselamatan anak yang seharusnya mendapatkan perlindungan penuh. Aparat kepolisian berharap pelaku dapat segera terungkap agar proses hukum dapat berjalan dan memberikan efek jera, sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Baca Juga:
Speedboat Rute Jalur 8 Muara Telang Tenggelam di Sungai Musi, Satu Penumpang Dilaporkan Tewas





















