Scroll untuk baca berita
DaerahJawa Barat

Standarisasi Makanan Jadi Sorotan, Lapas Ciamis Siap Evaluasi Pemenuhan Hak WBP

612
×

Standarisasi Makanan Jadi Sorotan, Lapas Ciamis Siap Evaluasi Pemenuhan Hak WBP

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Ciamis, -Tegur sapa rutin yang digelar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis kembali berlangsung hangat dan humanis. Bertempat di pelataran Blok A, kegiatan ini menjadi wadah interaktif antara warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan jajaran petugas lapas, Selasa (3/6/2025).

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimkemas, Ipan SH, dan dilanjutkan dengan perkenalan pejabat baru Kasi Binadik, James P. Tampubolon SH, MH. Dalam arahannya, James menekankan pentingnya keterbukaan antara petugas dan WBP. Ia mendorong warga binaan untuk tak ragu menyampaikan kritik, saran, bahkan keluhan.

“Hak-hak saudara adalah tanggung jawab kami. Baik itu hak atas makanan yang layak, pembinaan formal dan non-formal, semua harus kami penuhi dengan optimal,” tegas James.

Senada dengan itu, Kasi Kamtib Rizky Tarmuji SH, MM menegaskan pentingnya kepatuhan WBP terhadap tata tertib lapas. Ia mengingatkan bahwa pelanggaran aturan bisa berakibat pada pencabutan sementara hak-hak tertentu.

Pejabat baru Kepala Pengamanan Lapas (KPLP), Erosyyan Freda Adytiawan Amd.IP, SH, juga menyampaikan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ia mengajak seluruh WBP untuk menanamkan nilai-nilai Catur Dharma Narapidana serta aktif mengikuti kegiatan pembinaan sebagai bagian dari proses perubahan diri.

Acara ditutup dengan arahan dari Kasubag TU, Dr. Sani Siti Aisyah Amd.IP, SH, M.Krim, yang menegaskan komitmen Lapas Ciamis untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Kami butuh sinergi dari seluruh pihak.baik petugas maupun WBP. Hak dan kewajiban kita harus berjalan seimbang agar cita-cita Lapas Ciamis Unggul, Guyub, dan Humanis bisa tercapai,” ucapnya.

Dalam sesi tanya jawab, salah satu WBP menyampaikan keluhan mengenai standar makanan yang disediakan. Menurutnya, kualitas sayuran yang disajikan kerap tidak layak konsumsi, dan porsi nasi yang diberikan pun dianggap terlalu sedikit.

Keluhan ini bukan tanpa dasar. Permenkumham No. 40 Tahun 2017 dengan jelas mengatur bahwa pemenuhan makanan bagi WBP harus memenuhi standar gizi, kebersihan, dan keamanan. Sayangnya, makanan yang tidak layak justru menjadi sampah, memicu masalah lingkungan seperti saluran mampet dan potensi penyebaran penyakit.

Menanggapi hal ini, pihak Lapas Ciamis menyatakan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyediaan makanan, termasuk berkoordinasi dengan pihak penyedia katering dan petugas dapur untuk memastikan seluruh standar terpenuhi.

“Masukan dari WBP adalah bahan evaluasi penting bagi kami. Segala yang menyangkut hak dasar akan menjadi perhatian serius,” ujar James Tampubolon menanggapi.

Dengan langkah-langkah konkret ini, Lapas Ciamis berharap kualitas layanan bagi warga binaan semakin meningkat, sekaligus mendekatkan langkah menuju predikat WBK dan WBBM.

Tinggalkan Balasan

Daerah

Viralnya dua video yang memperlihatkan aktivitas juru parkir di bawah rambu larangan parkir di Kota Lubuklinggau memunculkan pertanyaan publik mengenai legalitas penugasan serta dasar penerbitan SK juru parkir di lokasi tersebut. Masyarakat berharap Dinas Perhubungan segera memberikan klarifikasi secara terbuka untuk memastikan kepastian hukum, transparansi, dan penegakan aturan parkir sesuai ketentuan yang berlaku.”

Aceh

Delapan penghargaan yang diraih menjadi bukti bahwa santri Dayah Ruhul Qur’ani mampu bersaing di bidang robotika. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar, berinovasi, dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.” — Teuku Raden Triolan Wijaya, S.Kom., M.Cs., Pelatih Tim Robotik Dayah Ruhul Qur’ani.

Daerah

“Dugaan pungutan liar dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, mencuat setelah sejumlah nasabah mengaku diminta menyerahkan uang jutaan rupiah kepada agen sebelum pencairan kredit. Para nasabah menduga praktik tersebut telah berlangsung terhadap puluhan peminjam dan meminta aparat penegak hukum serta pihak Bank Mandiri melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam pemberitaan belum memberikan keterangan resmi.”

Aceh

“Masyarakat berharap hukum ditegakkan secara adil tanpa dipengaruhi kepentingan pihak mana pun. Kepastian hukum menjadi kebutuhan utama agar persoalan yang tengah bergulir tidak terus menimbulkan spekulasi maupun konflik di tengah masyarakat. Sesuai amanat Pasal 27 UUD 1945, setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum dan berhak memperoleh perlakuan yang adil.”

Daerah

“Harapan seorang warga Desa Lemahireng Krajan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, menjadi potret masih adanya masyarakat yang merasa belum tersentuh Program Bantuan Pangan pemerintah. Riadi (Adi), pekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu, memohon keadilan agar dapat masuk dalam daftar penerima bantuan. Pemerintah desa menyatakan akan melakukan verifikasi ulang dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Semarang, sementara hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana Kepresidenan. NEWSBIDIK akan terus mengawal perkembangan informasi ini sesuai fakta dan keterangan resmi dari pihak terkait.”

Aceh

“Pawai Karnaval Budaya HUT Ke-24 Nagan Raya menjadi bukti semangat generasi muda dalam mencintai dan melestarikan budaya daerah. Melalui kreativitas para pelajar, warisan budaya tidak hanya dipertontonkan, tetapi juga diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Nagan Raya,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK).

Aceh

“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmennya melalui program CSR serta mendukung suksesnya HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya. Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus terjalin untuk membangun Nagan Raya yang mandiri dan madani,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan (TRK), saat menutup Nagan Raya Fair 2026 di Alun-Alun Suka Makmue, Senin (21/7/2026).