Scroll untuk baca berita
DaerahJawa Barat

Standarisasi Makanan Jadi Sorotan, Lapas Ciamis Siap Evaluasi Pemenuhan Hak WBP

571
×

Standarisasi Makanan Jadi Sorotan, Lapas Ciamis Siap Evaluasi Pemenuhan Hak WBP

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Ciamis, -Tegur sapa rutin yang digelar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis kembali berlangsung hangat dan humanis. Bertempat di pelataran Blok A, kegiatan ini menjadi wadah interaktif antara warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan jajaran petugas lapas, Selasa (3/6/2025).

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimkemas, Ipan SH, dan dilanjutkan dengan perkenalan pejabat baru Kasi Binadik, James P. Tampubolon SH, MH. Dalam arahannya, James menekankan pentingnya keterbukaan antara petugas dan WBP. Ia mendorong warga binaan untuk tak ragu menyampaikan kritik, saran, bahkan keluhan.

“Hak-hak saudara adalah tanggung jawab kami. Baik itu hak atas makanan yang layak, pembinaan formal dan non-formal, semua harus kami penuhi dengan optimal,” tegas James.

Senada dengan itu, Kasi Kamtib Rizky Tarmuji SH, MM menegaskan pentingnya kepatuhan WBP terhadap tata tertib lapas. Ia mengingatkan bahwa pelanggaran aturan bisa berakibat pada pencabutan sementara hak-hak tertentu.

Pejabat baru Kepala Pengamanan Lapas (KPLP), Erosyyan Freda Adytiawan Amd.IP, SH, juga menyampaikan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ia mengajak seluruh WBP untuk menanamkan nilai-nilai Catur Dharma Narapidana serta aktif mengikuti kegiatan pembinaan sebagai bagian dari proses perubahan diri.

Acara ditutup dengan arahan dari Kasubag TU, Dr. Sani Siti Aisyah Amd.IP, SH, M.Krim, yang menegaskan komitmen Lapas Ciamis untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Kami butuh sinergi dari seluruh pihak.baik petugas maupun WBP. Hak dan kewajiban kita harus berjalan seimbang agar cita-cita Lapas Ciamis Unggul, Guyub, dan Humanis bisa tercapai,” ucapnya.

Dalam sesi tanya jawab, salah satu WBP menyampaikan keluhan mengenai standar makanan yang disediakan. Menurutnya, kualitas sayuran yang disajikan kerap tidak layak konsumsi, dan porsi nasi yang diberikan pun dianggap terlalu sedikit.

Keluhan ini bukan tanpa dasar. Permenkumham No. 40 Tahun 2017 dengan jelas mengatur bahwa pemenuhan makanan bagi WBP harus memenuhi standar gizi, kebersihan, dan keamanan. Sayangnya, makanan yang tidak layak justru menjadi sampah, memicu masalah lingkungan seperti saluran mampet dan potensi penyebaran penyakit.

Menanggapi hal ini, pihak Lapas Ciamis menyatakan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyediaan makanan, termasuk berkoordinasi dengan pihak penyedia katering dan petugas dapur untuk memastikan seluruh standar terpenuhi.

“Masukan dari WBP adalah bahan evaluasi penting bagi kami. Segala yang menyangkut hak dasar akan menjadi perhatian serius,” ujar James Tampubolon menanggapi.

Dengan langkah-langkah konkret ini, Lapas Ciamis berharap kualitas layanan bagi warga binaan semakin meningkat, sekaligus mendekatkan langkah menuju predikat WBK dan WBBM.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“Melalui pembinaan teknis lanjutan EPSS ini, kami berharap seluruh SKPK di Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat tata kelola statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026.” — Masitoh, S.K.M., M.K.M., Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Nagan Raya.

Jawa Barat

“Ini bukan hanya kegiatan seremonial. Kami hadir untuk melaksanakan tugas konstitusional sebagai anggota DPRD, yakni menyerap aspirasi masyarakat, baik secara tertulis maupun disampaikan langsung. Keduanya sangat penting,” ujar Rudy Rafly.