Scroll untuk baca berita
AcehDaerah

Bupati TRK Serahkan Cendera Mata Batu Giok kepada Gubernur Aceh

404
×

Bupati TRK Serahkan Cendera Mata Batu Giok kepada Gubernur Aceh

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Suka Makmue – Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H., atau yang akrab disapa TRK menyerahkan cendera mata berupa gelang dan tasbih yang terbuat dari batu giok kepada Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, dan Ny. Salmawati Muzakir.

Penyerahan cendera mata tersebut berlangsung di sela-sela kunjungan silaturahmi dan santunan anak yatim di Dayah Hidayatul Al Mustafid, Gampong Krueng Alem, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya pada Rabu (4/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari kunjungan kerja Gubernur Aceh ke wilayah Barat Selatan dalam rangka program santunan anak yatim di tiga kabupaten, yaitu Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Barat Daya.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Aceh didampingi Ny. Salmawati Muzakir dan disambut langsung oleh Bupati TRK bersama Wakil Bupati Nagan Raya, Raja Sayang serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Nagan Raya.

Bupati TRK menyampaikan bahwa penyerahan gelang dan tasbih dari batu giok khas Nagan Raya merupakan bentuk ungkapan terima kasih kepada Gubernur Aceh atas perhatian dan kepeduliannya terhadap daerah.

“Batu giok, yang menjadi material utama cendera mata ini, merupakan salah satu kekayaan alam dan kebanggaan Kabupaten Nagan Raya,” ujarnya

“Kami berharap cendera mata ini menjadi simbol sinergi antara Pemkab Nagan Raya dan Pemerintah Aceh dalam membangun daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuh Bupati TRK.

Gubernur Muzakir Manaf atau yang sering disapa Mualem menyambut baik cendera mata tersebut dan menyampaikan rasa terima kasihnya. “Terima kasih atas cendera mata yang indah ini. Semoga Nagan Raya terus maju dan sejahtera,” tutur Gubernur Mualem.

Ia menambahkan kegiatan santunan ini digelar dalam rangka silaturahmi serta menyambut tradisi meugang menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah atau 2025 Masehi.

“Silaturahmi ini merupakan bagian dari kunjungan kami untuk menyapa dan berbagi dengan anak-anak yatim di tiga kabupaten salah-satunya adalah Nagan Raya,” kata Mualem

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Perselisihan terkait dugaan penyadapan pohon karet di Desa Kuala Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, berujung tragis. Seorang petani berusia 58 tahun meninggal dunia setelah mengalami luka bacok di bagian leher. Pelaku yang diduga emosi usai mengetahui pohon karetnya disadap kemudian menyerahkan diri ke pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.”

Aceh

“Keberadaan perusahaan di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar serta tetap menjaga kelestarian lingkungan. Hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat harus terus dibangun melalui komunikasi, musyawarah, dan kerja sama yang berkelanjutan,” — Teuku Khalilullah, Camat Tadu Raya.

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“PT Sofindo Seunagan kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan dan keselamatan kerja dengan menggelar Medical Check Up (MCU) bagi seluruh karyawan dan buruh pekerja. Pemeriksaan kesehatan yang berlangsung selama 2-4 Juni 2026 ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam memastikan kondisi kesehatan tenaga kerja tetap terjaga sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.”

Aceh

Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan yang diucapkan setiap peringatan 1 Juni. Nilai-nilainya harus hadir dalam tindakan nyata, mulai dari menghormati perbedaan, menjaga persatuan, hingga mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Masa depan bangsa tidak ditentukan oleh seberapa lantang kita menyebut Pancasila, tetapi oleh seberapa konsisten kita mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.”

Aceh

“Melalui pembinaan teknis lanjutan EPSS ini, kami berharap seluruh SKPK di Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat tata kelola statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026.” — Masitoh, S.K.M., M.K.M., Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Nagan Raya.