Scroll untuk baca berita
DKI JakartaHUMAS POLRIPOLRI

Tegaskan Komitmen Perkuat Keamanan Siber dan Perangi Penipuan Digital

688
×

Tegaskan Komitmen Perkuat Keamanan Siber dan Perangi Penipuan Digital

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//JAKARTA — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya dalam memperkuat upaya pemberantasan kejahatan siber, termasuk tindak pidana penipuan online dan perjudian daring. Hal tersebut disampaikan saat memberikan keynote speech dalam Program Mentoring Berbasis Risiko (Promensisko) yang membahas Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Pendanaan Terorisme (TPPT) yang bersumber dari kejahatan siber. Acara ini digelar di Auditorium Yunus Husein, Gedung Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Jakarta Pusat, Kamis (8/5/2025).

Dalam sambutannya, Kapolri menekankan pentingnya menciptakan ruang siber yang aman sebagai bagian dari strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, ruang digital yang sehat akan melindungi masyarakat dari berbagai modus kejahatan daring yang merugikan, seperti penipuan dan judi online.

“Keamanan ruang siber harus menjadi prioritas. Ini penting untuk mencegah dana masyarakat tidak disalahgunakan dan mengalir ke luar negeri melalui tindak pidana digital,” ujar Sigit.

Ia juga menyoroti fenomena love scamming atau penipuan berkedok asmara yang kian marak. Kejahatan ini, menurut Sigit, kerap berawal dari interaksi biasa hingga membuat korban kecanduan dan akhirnya mengalami kerugian besar, baik secara emosional maupun finansial.

“Love scamming menjadi tren baru dalam kejahatan siber. Banyak korban awalnya hanya iseng, lalu terjebak secara psikologis dan ekonomi,” jelasnya.

Kapolri berharap sinergi antara aparat penegak hukum, lembaga keuangan, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan siber serta memperkuat pertahanan digital nasional.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”