Scroll untuk baca berita
DaerahNEWS-BIDIK. GARUTPeristiwa

Ledakan Mematikan di Pameungpeuk Garut: 50 Korban, Belasan Tewas, Diduga Akibat Peluru Kadaluwarsa

491
×

Ledakan Mematikan di Pameungpeuk Garut: 50 Korban, Belasan Tewas, Diduga Akibat Peluru Kadaluwarsa

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Garut,-Sebuah insiden ledakan dahsyat mengguncang kawasan pantai di Cibalong, Pameungpeuk, Garut, pada Senin pagi pukul 09.00–10.00 WIB. Ledakan tersebut menyebabkan sedikitnya 50 orang menjadi korban, dengan 11 di antaranya telah dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk. Beberapa korban dilaporkan tewas, namun jumlah pastinya masih belum dapat dipastikan karena ada jenazah yang hancur tak utuh. Senen (12/5/2025).

Menurut keterangan warga sekitar, insiden ini bukan bagian dari latihan militer sebagaimana awalnya diduga, melainkan kegiatan pemusnahan amunisi kadaluwarsa oleh aparat militer. Peluru dan bahan peledak yang telah usang dibuang dan diledakkan di pinggir pantai. Namun, warga sekitar diduga mendekati lokasi sesaat setelah ledakan untuk mengumpulkan sisa logam seperti kuningan dan pistom bekas untuk dijual, tanpa memperhatikan keselamatan. Naas, salah satu bahan peledak ternyata belum meledak dan kemudian menewaskan warga yang berada di lokasi.

RSPG (Rumah Sakit Pusat Gigi dan Mulut) menerima kiriman jenazah dari lokasi kejadian, termasuk korban dari unsur TNI dan warga sipil. Berikut data sementara:
Korban TNI:
1. Kolonel Antonius Hermawan

2. Mayor Anda Rohanda

3. Kopda Eri Dwi Priambodo

4. Patu Aprio Setiawan

Korban Sipil:

1. Iyus Ibing

2. Erus Setiawan

3. Iyus (Cimerak)

4. A. Toto

5. Endang

6. Ipan

7. Anwar

8. Agus Jebrag

9. Dadang (Karang Taruna)

Saat ini, jenazah yang masih utuh telah ditempatkan dalam kantong jenazah di Unit Mortuary RSPG dan telah menjalani identifikasi awal. Sementara itu, serpihan tubuh yang ditemukan masih menunggu proses identifikasi lebih lanjut oleh Tim DVI dari Polres Garut.

Pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah total korban meninggal. Investigasi lebih lanjut sedang berlangsung untuk memastikan penyebab pasti dan prosedur pemusnahan amunisi yang dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying BBM. Ia menegaskan stok BBM di wilayah Aceh, khususnya Kabupaten Nagan Raya, dipastikan aman dan mencukupi sesuai kebutuhan masyarakat. Polres Nagan Raya juga akan menindak tegas praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM sesuai ketentuan hukum yang berlaku.”
Sabtu, (7/3/2026).
Dok: Humas Polres Nagan Raya

Daerah

“Berbagi di bulan Ramadan bukan sekadar tradisi, tetapi wujud kepedulian dan kebersamaan. Kami berharap santunan ini dapat membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim piatu serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berbagi,” ujar Ketua DPC Ormas MKGR Kabupaten Bekasi, Sarim Saefudin, saat kegiatan santunan dan buka puasa bersama di Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Jumat (06/03/2026).

Daerah

Polisi dari Kapal Polisi (KP) Tekukur–5010 Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di perairan Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku beserta lima botol yang diduga berisi bahan peledak serta sejumlah peralatan selam yang digunakan untuk melakukan aksi bom ikan.

Aceh

“Dugaan pembalakan liar di kawasan Hutan Ujong Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, disebut telah berlangsung berbulan-bulan tanpa penindakan tegas. Aktivitas penebangan kayu diduga dilakukan tanpa izin resmi sebagaimana diatur dalam UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dan KPH Wilayah IV Aceh segera turun tangan mengusut tuntas dugaan pelanggaran yang berpotensi merugikan negara serta mengancam kelestarian lingkungan.”