Scroll untuk baca berita
DaerahNEWS-BIDIK. GARUTPeristiwa

Ledakan Mematikan di Pameungpeuk Garut: 50 Korban, Belasan Tewas, Diduga Akibat Peluru Kadaluwarsa

569
×

Ledakan Mematikan di Pameungpeuk Garut: 50 Korban, Belasan Tewas, Diduga Akibat Peluru Kadaluwarsa

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Garut,-Sebuah insiden ledakan dahsyat mengguncang kawasan pantai di Cibalong, Pameungpeuk, Garut, pada Senin pagi pukul 09.00–10.00 WIB. Ledakan tersebut menyebabkan sedikitnya 50 orang menjadi korban, dengan 11 di antaranya telah dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk. Beberapa korban dilaporkan tewas, namun jumlah pastinya masih belum dapat dipastikan karena ada jenazah yang hancur tak utuh. Senen (12/5/2025).

Menurut keterangan warga sekitar, insiden ini bukan bagian dari latihan militer sebagaimana awalnya diduga, melainkan kegiatan pemusnahan amunisi kadaluwarsa oleh aparat militer. Peluru dan bahan peledak yang telah usang dibuang dan diledakkan di pinggir pantai. Namun, warga sekitar diduga mendekati lokasi sesaat setelah ledakan untuk mengumpulkan sisa logam seperti kuningan dan pistom bekas untuk dijual, tanpa memperhatikan keselamatan. Naas, salah satu bahan peledak ternyata belum meledak dan kemudian menewaskan warga yang berada di lokasi.

RSPG (Rumah Sakit Pusat Gigi dan Mulut) menerima kiriman jenazah dari lokasi kejadian, termasuk korban dari unsur TNI dan warga sipil. Berikut data sementara:
Korban TNI:
1. Kolonel Antonius Hermawan

2. Mayor Anda Rohanda

3. Kopda Eri Dwi Priambodo

4. Patu Aprio Setiawan

Korban Sipil:

1. Iyus Ibing

2. Erus Setiawan

3. Iyus (Cimerak)

4. A. Toto

5. Endang

6. Ipan

7. Anwar

8. Agus Jebrag

9. Dadang (Karang Taruna)

Saat ini, jenazah yang masih utuh telah ditempatkan dalam kantong jenazah di Unit Mortuary RSPG dan telah menjalani identifikasi awal. Sementara itu, serpihan tubuh yang ditemukan masih menunggu proses identifikasi lebih lanjut oleh Tim DVI dari Polres Garut.

Pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah total korban meninggal. Investigasi lebih lanjut sedang berlangsung untuk memastikan penyebab pasti dan prosedur pemusnahan amunisi yang dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah dua warga Kubang Gajah diwajibkan melapor ke Polsek Kuala Pesisir usai dilaporkan PT Socfindo Seunagan atas dugaan pengambilan berondolan sawit kering. Warga mempertanyakan penerapan asas keadilan karena berondolan yang dipersoalkan disebut merupakan sisa panen yang telah lama tertinggal di lokasi pembuangan janjang kosong (jangkos), sementara pihak perusahaan hingga kini belum memberikan keterangan resmi.”

Daerah

“Final Camat Cup 2026 di Alun-alun Malangbong berlangsung meriah dengan antusiasme ratusan penonton. Plt Camat Malangbong mengajak masyarakat menjaga sportivitas dan ketertiban, sementara KOK Malangbong mengapresiasi kerja keras panitia yang telah menyukseskan turnamen bola voli antar desa sebagai ajang pembinaan atlet sekaligus mempererat persatuan masyarakat.”

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”

Daerah

“Diduga sebuah rumah di Ngemplak, Boyolali, digunakan sebagai lokasi penyimpanan dan penjualan LPG tanpa izin. Pemilik rumah mengaku bukan agen maupun pangkalan resmi serta menyampaikan adanya klaim keterlibatan pihak lain, termasuk menyebut oknum kepolisian sebagai ‘backing’. Seluruh pengakuan tersebut masih bersifat sepihak dan belum mendapat konfirmasi dari pihak yang disebut maupun aparat berwenang.”