Scroll untuk baca berita
https://newsbidik.com/wp-content/uploads/2026/02/Sebanyak-16-SPPG-Polri-telah-dilengkapi-fasilitas-penunjang-berbasis-kemandirian-pangan-mulai-d.webp
BandungDaerahJawa Barat

47 Narapidana Lapas Sukamiskin Masak Makanan Bergizi untuk Ribuan Anak Sekolah

599
×

47 Narapidana Lapas Sukamiskin Masak Makanan Bergizi untuk Ribuan Anak Sekolah

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Bandung – Sebanyak 47 narapidana di Lapas Kelas I Sukamiskin, Kota Bandung, Jawa Barat, dilibatkan secara aktif dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka bertugas di dapur MBG untuk menyiapkan makanan sehat bagi ribuan penerima manfaat, termasuk anak-anak sekolah dan balita di posyandu.

Program ini mendapat apresiasi dari Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO). Tenaga Ahli Utama PCO, Adita Irawati, menyampaikan bahwa pemberdayaan narapidana melalui kegiatan ini memiliki nilai strategis jangka panjang.

“Lebih dari 47 warga binaan terlibat dalam proses memasak, menyiapkan bahan, hingga mencuci peralatan dapur. Diharapkan ini menjadi bekal keterampilan setelah mereka bebas nanti,” ujar Adita saat meninjau langsung dapur MBG di Lapas Sukamiskin, Kamis (15/5/2025).

Dapur MBG di Lapas Sukamiskin sendiri sudah beroperasi sejak uji coba pada Juli 2024. Hingga kini, dapur tersebut telah menyalurkan makanan bergizi kepada lebih dari 3.550 penerima manfaat yang tersebar di 12 sekolah dan posyandu.

Adita menilai skema ini dapat direplikasi di daerah lain, selama ada pengawasan yang ketat. “Ini model yang baik dan sangat mungkin diterapkan di tempat lain,” katanya.

Sementara itu, Kepala Lapas Sukamiskin, Erwin, memastikan pihaknya mendukung penuh program ini. “Kami siap membantu dalam segala hal, mulai dari penyediaan fasilitas, koordinasi antar instansi, hingga penyediaan lahan jika dibutuhkan,” tegasnya.

Program MBG menjadi sinergi antara pemberdayaan warga binaan dan pemenuhan gizi masyarakat, sekaligus membuka peluang reintegrasi sosial yang lebih baik bagi para narapidana di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Daerah

Relokasi pasar tumpah dari kawasan lampu merah Sentra Grosir Cikarang (SGC) ke Pasar Baru Ramayana Cikarang resmi diberlakukan sebagai langkah penataan wilayah dan penguraian kemacetan. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut himbauan dari Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja yang menegaskan pentingnya ketertiban lokasi berjualan demi kelancaran lalu lintas dan kenyamanan masyarakat.

Aceh

Pertumbuhan ekonomi yang pesat di Nagan Raya tidak boleh mengorbankan keberlanjutan lingkungan. Pemerintah daerah dituntut mengambil kebijakan strategis yang mampu menyeimbangkan kesejahteraan masyarakat tambang dengan perlindungan ekosistem. Tanpa langkah komprehensif dan terintegrasi, risiko kerusakan lingkungan jangka panjang akan menjadi beban generasi mendatang.”