Scroll untuk baca berita
HUMAS POLRIJakartaPOLRI

Kadiv Humas Polri Tekankan Peran Strategis Kehumasan dalam Membangun Citra Institusi

609
×

Kadiv Humas Polri Tekankan Peran Strategis Kehumasan dalam Membangun Citra Institusi

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK.//Jakarta – Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memberikan paparan mengenai strategi komunikasi Humas Polri Presisi dalam kegiatan Pembekalan Kapolres Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri,

Jakarta,pada Rabu (16/4/2025).

Dalam materinya, Irjen Pol. Sandi Nugroho menegaskan pentingnya peran fungsi kehumasan sebagai garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian. Ia menyampaikan bahwa kehumasan memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang transparan, akurat, dan membangun citra positif Polri di mata masyarakat.

“Peran Humas sangat penting, tidak hanya sebagai public relation, tetapi juga berfungsi sebagai cooling system yang menjaga stabilitas dan kondusivitas, baik di dunia nyata maupun digital,” ujar Sandi di hadapan para peserta.

Kegiatan ini diikuti oleh 199 Kapolres dan Kapolresta dari berbagai wilayah di Indonesia. Pembekalan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk membentuk kepemimpinan yang profesional, presisi, dan berintegritas. Kehadiran para Kapolres dalam acara tersebut menjadi momen strategis dalam menyamakan persepsi mengenai pentingnya komunikasi publik yang efektif dan etis.

Irjen Pol. Sandi juga menekankan bahwa tantangan komunikasi di era digital saat ini menuntut Humas Polri untuk adaptif, inovatif, serta memiliki kepekaan terhadap dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.

Dengan pendekatan komunikasi yang humanis dan presisi, Polri diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dengan masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”