Scroll untuk baca berita
DKI JakartaHeadlinePeristiwa

Kasus Dugaan Korupsi Migas: Kejagung Tetapkan 9 Tersangka, Ahok Turut Diperiksa

595
×

Kasus Dugaan Korupsi Migas: Kejagung Tetapkan 9 Tersangka, Ahok Turut Diperiksa

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK|•Jakarta, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan sembilan tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018–2023. Enam dari sembilan tersangka merupakan petinggi dari anak usaha atau subholding Pertamina.

Dalam penyelidikan yang berlangsung, Kejagung telah memeriksa puluhan saksi, termasuk mantan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Kasus ini diduga merugikan negara hingga Rp 193,7 triliun, menjadikannya salah satu skandal korupsi terbesar di sektor migas dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam podcast Membongkar Mafia Migas yang tayang di kanal TV Yapena, Ketua Umum Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), Maret Samuel Sueken, turut menyoroti berbagai kelemahan di tubuh Pertamina. Salah satu sorotan utama adalah tumpang tindih jabatan komisaris dan direksi di berbagai anak serta cucu perusahaan. Menurutnya, sistem pengelolaan yang tidak efisien ini membuka celah bagi praktik korupsi yang merugikan negara.

Maret Samuel juga mendesak agar Kejagung segera mengusut proyek-proyek besar lain yang bernilai ribuan triliun, seperti proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban yang mencapai nilai sekitar USD 14 miliar dan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP). Ia menilai proyek-proyek tersebut molor bertahun-tahun tanpa kejelasan, sehingga perlu ada investigasi menyeluruh untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan.

Menariknya, dalam diskusi tersebut, Maret Samuel sempat melontarkan pujian terhadap Ahok dengan menyebutnya sebagai sosok yang “luar biasa.” Pernyataan ini menimbulkan tanda tanya, mengingat Ahok adalah mantan Komisaris Utama Pertamina yang juga ikut diperiksa dalam kasus ini.

Menurut Maret Samuel, Ahok selama menjabat dikenal sebagai sosok yang vokal dalam mengkritisi berbagai praktik yang tidak sehat di tubuh Pertamina. Salah satu hal yang pernah disoroti Ahok adalah soal inefisiensi dalam bisnis migas, termasuk masalah tata kelola proyek dan ketidaktepatan strategi pengelolaan perusahaan.

“Ahok luar biasa karena dia pernah mengungkapkan banyak persoalan yang selama ini tidak tersentuh. Dia sempat menyampaikan berbagai kritik terhadap kinerja direksi Pertamina dan menyoroti kelemahan dalam sistem manajemen perusahaan,” kata Maret dalam podcast tersebut.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Ahok terkait pemanggilannya oleh Kejagung. Ia juga belum merespons pernyataan Maret Samuel dalam podcast tersebut.

Minggu (16/3/2025)

Kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di Pertamina ini menjadi sorotan publik karena nilai kerugian negara yang sangat besar. Kejagung terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat dalam skandal ini.

Publik kini menantikan perkembangan kasus ini, termasuk kemungkinan adanya tersangka baru atau keterlibatan pihak-pihak lain dalam pusaran korupsi migas.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”

Daerah

“Diduga sebuah rumah di Ngemplak, Boyolali, digunakan sebagai lokasi penyimpanan dan penjualan LPG tanpa izin. Pemilik rumah mengaku bukan agen maupun pangkalan resmi serta menyampaikan adanya klaim keterlibatan pihak lain, termasuk menyebut oknum kepolisian sebagai ‘backing’. Seluruh pengakuan tersebut masih bersifat sepihak dan belum mendapat konfirmasi dari pihak yang disebut maupun aparat berwenang.”

Aceh

“Persoalan yang mencuat di RSUD Sultan Iskandar Muda tidak hanya menyangkut administrasi dan keuangan, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari keterlambatan pembayaran TPP ASN, persoalan sanitasi, hingga temuan BPK terkait indikasi pembayaran jasa pelayanan kesehatan secara ganda menjadi perhatian yang diharapkan segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Perselisihan terkait dugaan penyadapan pohon karet di Desa Kuala Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, berujung tragis. Seorang petani berusia 58 tahun meninggal dunia setelah mengalami luka bacok di bagian leher. Pelaku yang diduga emosi usai mengetahui pohon karetnya disadap kemudian menyerahkan diri ke pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.”