“Promosi pariwisata harus dilakukan secara serius dan terorganisir. Karena itu pembentukan Badan Promosi Wisata Daerah perlu segera direalisasikan,” — Asep Noordin.
DPRDPangandaran
DPRD Pangandaran Soroti Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, Ingatkan Potensi Penyimpangan di SPPG
Potensi korupsi dalam pelaksanaan program MBG di setiap SPPG sangat mungkin terjadi jika pengawasan tidak dilakukan secara ketat dan berkelanjutan.” — Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin.
Ketua DPRD Pangandaran Soroti Kebijakan TPI, Dorong Perlindungan Nyata bagi Nelayan Kecil
Ini bukan semata soal angka Rp660 juta, tetapi tanggung jawab pemerintah daerah dalam melindungi nelayan kecil.” — Asep Noordin
275 Pelaku Wisata Air di Pangandaran Belum Kantongi NIB, DPRD Soroti Potensi Hilangnya PAD
Wisata air seharusnya menjadi salah satu sumber PAD. Karena itu perizinannya harus segera diselesaikan agar pemerintah daerah bisa menarik pajak secara resmi.” – Ai Nanan, Anggota Komisi II DPRD Pangandaran.
DPRD Pangandaran Usul Kawasan Kelapa Terpadu, Bidik Industri dan Wisata Pesisir
Penanaman pohon kelapa tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan industri, tetapi juga bisa menjadi kekuatan baru wisata Pangandaran jika dikelola secara terpadu dan berkelanjutan.”
— Asep Noordin, Ketua DPRD Pangandaran
Ketua DPRD Pangandaran Ingatkan 23 KK di Belakang Tanggul Citanduy, Kondisinya Sangat Rawan
Keberadaan warga di belakang tanggul Sungai Citanduy sangat berbahaya jika terus dibiarkan. Dibutuhkan langkah konkret dan solusi jangka panjang agar masyarakat tidak terus hidup dalam ancaman banjir setiap musim hujan.”
— Asep Noordin, Ketua DPRD Pangandaran
Ketua DPRD Pangandaran Dorong Pembentukan Tim Terpadu Reforma Agraria di Cimerak
Penyelesaian sengketa agraria di Pangandaran memerlukan langkah terobosan dan kerja lintas lembaga. Pembentukan Tim Terpadu Reforma Agraria menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat memperoleh kepastian hukum atas tanah yang mereka kelola,” — Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin H.M.M.
Paripurna DPRD Pangandaran Bahas Perubahan APBD 2025 dan Empat Raperda Inisiatif
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pangandaran pada 1 Oktober 2025 menjadi momentum penting dalam pembahasan Perubahan APBD 2025 serta penguatan regulasi daerah melalui empat Raperda inisiatif. Ketua DPRD Asep Noordin menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk menuntaskan seluruh agenda pembahasan demi mendukung kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Pangandaran.”
Ketua DPRD Pangandaran Tekankan Komitmen Perjuangan Dana Bagi Hasil di Milangkala Desa Pangandaran
Perjuangan Dana Bagi Hasil bukan dimulai ketika saya duduk di DPRD, tetapi sudah sejak lebih dari dua dekade lalu. Dari hanya Rp15 juta hingga mencapai Rp105 juta pada 2009, itu adalah bukti bahwa hak desa harus diperjuangkan dengan komitmen, kesabaran, dan kolaborasi,” tegas Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin, pada Milangkala Desa Pangandaran ke-43.
Ketua DPRD Pangandaran: Petugas DLHK Adalah Pahlawan Sampah, Gaji dan Kesejahteraan Harus Diutamakan
“Kalau tidak bersih, jangan bicara wisata. Para petugas kebersihan ini adalah pahlawan sampah yang bekerja tanpa banyak terlihat, maka gaji dan kesejahteraan mereka harus diperhatikan,” tegas Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin.
DPRD Pangandaran Desak Usut Tuntas Kasus Tiket Wisata Palsu
Kasus tiket wisata palsu ini harus diselesaikan secara hukum dan ditangani dengan transparansi penuh. Publik berhak tahu berapa sebenarnya pendapatan pariwisata Pangandaran setiap hari.”
— Asep Noordin, Ketua DPRD Pangandaran
DPRD, DLHK, dan PHRI Lakukan Monitoring IPAL Hotel di Pangandaran
Berita Daerah Newsbidik Pangandaran Jabar
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.




