Scroll untuk baca berita
POLRES ACEH BARATPOLRI

Satreskrim Aceh Barat Pantau Ketersediaan Minyak Goreng merk minyak kita di Pasar

654
×

Satreskrim Aceh Barat Pantau Ketersediaan Minyak Goreng merk minyak kita di Pasar

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK|•Aceh Barat – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat turun langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, khususnya minyak goreng merk minyak kita, di wilayah tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi kelangkaan dan memastikan harga tetap stabil pada bulan Ramadan.Selasa.(18/3/2025).

Kegiatan pemantauan ini berlangsung di beberapa pasar tradisional ,,bina usaha dan pusat perbelanjaan di Aceh Barat. Tim Satreskrim meninjau langsung kondisi stok minyak goreng merk minyak kita di sejumlah toko, distributor, serta agen-agen penjual. Selain memastikan ketersediaan barang, mereka juga berdialog dengan pedagang untuk mengetahui kendala yang dihadapi terkait pasokan minyak goreng.

Kapolres Aceh Barat, melalui Kasatreskrim iptu Fahmi suciandy, menyampaikan bahwa pihaknya ingin memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan kebutuhan pokok, terutama minyak goreng merk minyak kita. “Kami turun langsung ke pasar untuk melihat apakah ada indikasi penimbunan atau praktik curang lainnya yang bisa merugikan masyarakat,” ujarnya.

Dari hasil pantauan awal, stok minyak goreng merk minyak kita di Aceh Barat masih dalam kondisi aman. Namun, pihak kepolisian tetap mengimbau para pedagang dan distributor untuk tidak melakukan penimbunan atau menaikkan harga secara tidak wajar. Jika ditemukan pelanggaran, Satreskrim tidak akan ragu untuk menindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk melaporkan jika menemukan adanya dugaan praktik penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar. “Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar ketersediaan bahan pokok tetap terjaga,” tambahnya.

Sejumlah pedagang yang ditemui mengakui bahwa pasokan minyak goreng masih tersedia dengan harga yang relatif stabil. “Saat ini stok masih ada, dan harganya juga belum mengalami kenaikan yang signifikan,” ujar salah seorang pedagang di pasar tradisional Aceh Barat.

Masyarakat pun menyambut baik langkah yang dilakukan oleh kepolisian dalam memastikan ketersediaan minyak goreng. “Dengan adanya pemantauan seperti ini, kami jadi merasa lebih tenang karena ada jaminan bahwa minyak goreng tetap tersedia,” kata seorang warga yang sedang berbelanja.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Satreskrim Aceh Barat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi masyarakat dari potensi kelangkaan serta kenaikan harga bahan pokok yang tidak terkendali. Polisi memastikan akan terus melakukan pengawasan intensif, terutama menjelang Ramadan, di mana permintaan minyak goreng dan bahan pokok lainnya biasanya meningkat.

Dengan adanya pemantauan rutin ini, diharapkan masyarakat dapat berbelanja dengan tenang tanpa harus khawatir akan kelangkaan minyak goreng. Kepolisian juga mengingatkan agar semua pihak, baik pedagang maupun konsumen, tetap menjaga transparansi dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan kepentingan bersama.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”

Daerah

“Peninjauan langsung oleh Tim Wasops Itwasum Mabes Polri menjadi bukti keseriusan dalam memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran 1447 H. Pos Terpadu Polres Gowa dinilai siap secara operasional, sekaligus menghadirkan pelayanan humanis dengan sentuhan kearifan lokal demi kenyamanan masyarakat.”