Scroll untuk baca berita
Jawa BaratPANGANDARANPOLRIPrestasi

Kapolres Pangandaran Dinilai Cakap Tangani Aksi Demo, Suasana Kondusif Terjaga

296
×

Kapolres Pangandaran Dinilai Cakap Tangani Aksi Demo, Suasana Kondusif Terjaga

Sebarkan artikel ini
Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan bersama jajaran saat mengawal jalannya aksi demonstrasi di Pangandaran.Senen, (1/9/2025). Dok. Foto: Divisi Humas Polres Pangandaran.

NEWS BIDIK, PANGANDARAN – Aksi demonstrasi yang digelar sejumlah kelompok masyarakat di Kabupaten Pangandaran pada Senin (1/9/2025) berlangsung aman, tertib, dan damai. Kondisi kondusif ini tidak lepas dari kepiawaian Kapolres Pangandaran, AKBP Andri Kurniawan, dalam mengatur jalannya pengamanan aksi.

Aksi di Pangandaran sendiri merupakan bentuk solidaritas atas peristiwa demonstrasi di Jakarta yang sebelumnya menelan korban jiwa. Meski situasi berpotensi memanas, jalannya aksi tetap terkendali berkat langkah cepat dan pendekatan humanis aparat kepolisian bersama unsur TNI.

Koordinator lapangan, Ridwan Fauzi, mengapresiasi kepemimpinan Kapolres dalam mengawal jalannya aksi.

“Terima kasih kepada Kapolres Pangandaran yang telah menunjukkan kepiawaian dalam menangani aksi ini. Kami merasa aman dan nyaman dengan penanganan yang dilakukan,” ujarnya.

Kapolres Pangandaran, AKBP Andri Kurniawan, menegaskan bahwa Polri memahami hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat, namun tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban umum.

“Kami selalu berupaya menjaga situasi agar tetap kondusif. Hak masyarakat untuk berpendapat harus dihormati, tetapi kami juga wajib memastikan keamanan bersama. Profesionalisme dan peningkatan kemampuan anggota akan terus kami kedepankan,” ungkapnya.

Salah satu peserta aksi, Dede, menyebut kepiawaian Kapolres dalam mengelola situasi ini patut dijadikan contoh.

“Penanganan yang baik dan profesional membuat aksi berlangsung damai tanpa gangguan berarti. Ini bisa jadi teladan bagi jajaran kepolisian lainnya,” katanya.

Sinergi Polres Pangandaran dan TNI dalam menjaga stabilitas wilayah mendapat apresiasi luas dari

masyarakat. Aksi solidaritas yang berpotensi menimbulkan kericuhan pun akhirnya dapat berjalan dengan damai.

baca juga

Kerusuhan di DPRD Jabar: Gedung dan Kendaraan Terbakar, Gubernur Dedi Mulyadi Turun Tangan

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”

Daerah

“Peninjauan langsung oleh Tim Wasops Itwasum Mabes Polri menjadi bukti keseriusan dalam memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran 1447 H. Pos Terpadu Polres Gowa dinilai siap secara operasional, sekaligus menghadirkan pelayanan humanis dengan sentuhan kearifan lokal demi kenyamanan masyarakat.”