Scroll untuk baca berita
Jawa BaratPANGANDARANPOLRIPrestasi

Kapolres Pangandaran Dinilai Cakap Tangani Aksi Demo, Suasana Kondusif Terjaga

413
×

Kapolres Pangandaran Dinilai Cakap Tangani Aksi Demo, Suasana Kondusif Terjaga

Sebarkan artikel ini
Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan bersama jajaran saat mengawal jalannya aksi demonstrasi di Pangandaran.Senen, (1/9/2025). Dok. Foto: Divisi Humas Polres Pangandaran.

NEWS BIDIK, PANGANDARAN – Aksi demonstrasi yang digelar sejumlah kelompok masyarakat di Kabupaten Pangandaran pada Senin (1/9/2025) berlangsung aman, tertib, dan damai. Kondisi kondusif ini tidak lepas dari kepiawaian Kapolres Pangandaran, AKBP Andri Kurniawan, dalam mengatur jalannya pengamanan aksi.

Aksi di Pangandaran sendiri merupakan bentuk solidaritas atas peristiwa demonstrasi di Jakarta yang sebelumnya menelan korban jiwa. Meski situasi berpotensi memanas, jalannya aksi tetap terkendali berkat langkah cepat dan pendekatan humanis aparat kepolisian bersama unsur TNI.

Koordinator lapangan, Ridwan Fauzi, mengapresiasi kepemimpinan Kapolres dalam mengawal jalannya aksi.

“Terima kasih kepada Kapolres Pangandaran yang telah menunjukkan kepiawaian dalam menangani aksi ini. Kami merasa aman dan nyaman dengan penanganan yang dilakukan,” ujarnya.

Kapolres Pangandaran, AKBP Andri Kurniawan, menegaskan bahwa Polri memahami hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat, namun tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban umum.

“Kami selalu berupaya menjaga situasi agar tetap kondusif. Hak masyarakat untuk berpendapat harus dihormati, tetapi kami juga wajib memastikan keamanan bersama. Profesionalisme dan peningkatan kemampuan anggota akan terus kami kedepankan,” ungkapnya.

Salah satu peserta aksi, Dede, menyebut kepiawaian Kapolres dalam mengelola situasi ini patut dijadikan contoh.

“Penanganan yang baik dan profesional membuat aksi berlangsung damai tanpa gangguan berarti. Ini bisa jadi teladan bagi jajaran kepolisian lainnya,” katanya.

Sinergi Polres Pangandaran dan TNI dalam menjaga stabilitas wilayah mendapat apresiasi luas dari

masyarakat. Aksi solidaritas yang berpotensi menimbulkan kericuhan pun akhirnya dapat berjalan dengan damai.

baca juga

Kerusuhan di DPRD Jabar: Gedung dan Kendaraan Terbakar, Gubernur Dedi Mulyadi Turun Tangan

Tinggalkan Balasan

Jawa Barat

“Dugaan pungutan liar di kawasan Jembatan Timbang Tolongas, Sumedang, menjadi perhatian serius karena sejumlah truk bermuatan terlihat melanjutkan perjalanan tanpa masuk ke area penimbangan setelah diduga terjadi transaksi. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian dari pihak pengelola UPKB serta instansi terkait. Transparansi pemeriksaan dan penegakan aturan diperlukan untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai ketentuan.”

Headline

Wartawan Bekasi Raya menyatukan barisan dan akan menggelar aksi damai di Kantor Bupati Bekasi untuk menyuarakan pentingnya penghormatan terhadap kemerdekaan pers serta perlindungan terhadap kerja jurnalistik. Aksi tersebut juga mendesak Pemkab Bekasi melakukan pemeriksaan objektif terkait dugaan perlakuan tidak patut terhadap seorang wartawan saat menjalankan tugas konfirmasi.

Jawa Barat

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak secara otomatis menghilangkan hak masyarakat untuk menerima bantuan sosial. Pekerja informal, termasuk peserta mandiri dan pekerja dengan upah di bawah UMK, tetap berhak mendapatkan bansos sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.”