Scroll untuk baca berita
Jawa BaratNEWSBIDIK PANGANDARAN

Polres Pangandaran Buka Ruang Belajar Inklusif, Siswa SLB Widi Asih Kenali Tugas Kepolisian

2748
×

Polres Pangandaran Buka Ruang Belajar Inklusif, Siswa SLB Widi Asih Kenali Tugas Kepolisian

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,PANGANDARAN — Membangun kedekatan antara kepolisian dan generasi muda dapat dilakukan melalui edukasi yang menyenangkan dan terbuka bagi semua kalangan. Hal tersebut diwujudkan Polres Pangandaran dengan menerima kunjungan outing class siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Widi Asih Parigi, Kamis (15/10/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program Polisi Sahabat Anak yang bertujuan memperkenalkan lingkungan kepolisian kepada peserta didik sekaligus memberikan pengalaman belajar secara langsung di luar sekolah, khususnya bagi anak-anak penyandang disabilitas.

SLB Negeri Widi Asih Parigi merupakan lembaga pendidikan negeri yang berada di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Sekolah ini memberikan layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus dengan beragam karakteristik dan kebutuhan pembelajaran, termasuk tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, serta kebutuhan khusus lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa mendapat kesempatan untuk mengenal lebih dekat peran kepolisian dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, memberikan perlindungan, serta melayani masyarakat.

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., melalui Kanit Kamsel Satlantas Polres Pangandaran Aiptu Acep Yudi Heriyanto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya Polri menghadirkan pelayanan yang humanis sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi setiap individu.

“Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak ini, kami ingin mengenalkan sosok polisi yang ramah, bersahabat, dan siap membantu masyarakat. Kami berharap kegiatan ini memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi para siswa serta menjadi kesempatan untuk belajar dan berinteraksi langsung dengan anggota kepolisian,” ujar Aiptu Acep Yudi Heriyanto.

Ia menegaskan, pendekatan edukatif kepada anak-anak menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman sejak dini mengenai keberadaan dan fungsi kepolisian. Dengan suasana yang bersahabat, anak-anak diharapkan dapat mengenal polisi sebagai mitra masyarakat yang hadir untuk memberikan rasa aman dan membantu ketika dibutuhkan.

Kegiatan outing class ini juga menjadi sarana pembelajaran di luar kelas yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperoleh pengalaman baru melalui interaksi langsung. Pendekatan yang ramah dan inklusif diharapkan mampu menciptakan suasana nyaman sehingga setiap siswa dapat mengikuti kegiatan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Polres Pangandaran pun terus mendorong terjalinnya hubungan positif dengan lingkungan pendidikan melalui berbagai kegiatan yang mengedepankan kepedulian sosial, kesetaraan, dan penghormatan terhadap hak setiap anak untuk memperoleh pengalaman belajar yang bermakna.

Melalui program Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran berharap kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin tumbuh. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wujud komitmen untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang dekat dengan masyarakat, ramah terhadap anak, serta terbuka bagi seluruh peserta didik, termasuk anak-anak penyandang disabilitas.

Baca Juga

Rotasi Besar Perwira Polri, Kapolri Mutasi 199 Pati dan Pamen

Kapolri Suyudi Ario Seto Tegaskan Pembenahan Polri, Prioritaskan Pelayanan Publik dan Penegakan Hukum yang Adil

Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Kenalkan Tugas Kepolisian dan Edukasi Keselamatan Sejak Dini 

Tinggalkan Balasan

Jawa Barat

“Dugaan pungutan liar di kawasan Jembatan Timbang Tolongas, Sumedang, menjadi perhatian serius karena sejumlah truk bermuatan terlihat melanjutkan perjalanan tanpa masuk ke area penimbangan setelah diduga terjadi transaksi. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian dari pihak pengelola UPKB serta instansi terkait. Transparansi pemeriksaan dan penegakan aturan diperlukan untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai ketentuan.”

Headline

Wartawan Bekasi Raya menyatukan barisan dan akan menggelar aksi damai di Kantor Bupati Bekasi untuk menyuarakan pentingnya penghormatan terhadap kemerdekaan pers serta perlindungan terhadap kerja jurnalistik. Aksi tersebut juga mendesak Pemkab Bekasi melakukan pemeriksaan objektif terkait dugaan perlakuan tidak patut terhadap seorang wartawan saat menjalankan tugas konfirmasi.

Jawa Barat

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak secara otomatis menghilangkan hak masyarakat untuk menerima bantuan sosial. Pekerja informal, termasuk peserta mandiri dan pekerja dengan upah di bawah UMK, tetap berhak mendapatkan bansos sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.”