Scroll untuk baca berita
DaerahNEWS-BIDIK NAGANRAYA

SPSI PT Socfindo Gelar Aksi Damai May Day 2025 di Nagan Raya, 800 Buruh Siap Turun ke Jalan

480
×

SPSI PT Socfindo Gelar Aksi Damai May Day 2025 di Nagan Raya, 800 Buruh Siap Turun ke Jalan

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Aceh, Nagan Raya . Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2025, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PUK PT Socfindo Seunagan dan PUK PT Socfindo Seumayam Darul Makmur akan menggelar aksi damai pada Kamis, 1 Mei 2025 mendatang.

Sekretaris SPSI PUK PT Socfindo Seunagan, Ikbal Sanmas yang akrab disapa Ambon, menyampaikan bahwa aksi ini bertujuan untuk menyuarakan hak-hak buruh dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Aksi damai ini murni untuk menyuarakan hak-hak pekerja. Kita tetap mengedepankan ketertiban dan menjaga situasi tetap kondusif,” kata Ambon kepada wartawan, Minggu (27/4/2025).

Aksi akan melibatkan sekitar 800 pekerja dari dua perkebunan, yakni PT Socfindo Seunagan dan PT Socfindo Seumayam Darul Makmur. Rangkaian kegiatan yang direncanakan meliputi konvoi kendaraan, orasi/audiensi, serta hiburan rakyat yang dipusatkan di Lapangan Bola Kaki Desa Purwodadi, Kecamatan Kuala Pesisir.

Ambon juga mengajak seluruh buruh yang akan terlibat dalam aksi untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Kami berharap semua pekerja tetap menjaga ketertiban lingkungan sepanjang aksi damai ini. Ini adalah momen kita bersama untuk menunjukkan aspirasi secara tertib,” pungkasnya.

Aksi ini diharapkan menjadi contoh positif bagi peringatan May Day di wilayah Aceh Barat dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”