Scroll untuk baca berita
AcehDaerah

Permasalahan Sumbangan Ziarah di Desa Serba Guna Diselesaikan Secara Adat di Kantor Camat Darul Makmur

560
×

Permasalahan Sumbangan Ziarah di Desa Serba Guna Diselesaikan Secara Adat di Kantor Camat Darul Makmur

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK//,Nagan Raya — Persoalan terkait pengambilan dana sumbangan dari kotak amal pengunjung makam di Desa Serba Guna, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, berhasil diselesaikan secara damai melalui musyawarah adat di Kantor Camat Darul Makmur,

pada Senin (21/4/2025),

Permasalahan bermula saat Ketua Pemuda Desa Serba Guna diketahui mengambil uang dari kotak sumbangan tanpa koordinasi dengan pihak terkait. Insiden ini memicu kesalahpahaman dan miskomunikasi di tengah masyarakat.

Dalam upaya menyelesaikan konflik tersebut, pihak Kecamatan Darul Makmur bersama Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan), termasuk Tuha Peut, aparatur desa, tokoh masyarakat, Babinsa, dan Babinkamtibmas, menggelar mediasi resmi. Mediasi berlangsung lancar, dan Ketua Pemuda bersama unsur pemuda lainnya secara terbuka mengakui kesalahan mereka. Mereka juga telah mengembalikan seluruh dana sumbangan kepada pihak desa dan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat serta para peziarah.

Kepala Desa Serba Guna menyampaikan harapannya agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan musyawarah dan penyelesaian yang bijaksana setiap kali terjadi persoalan di desa.

“Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Mari kita jaga persatuan dan saling membantu demi kemajuan Desa Serba Guna yang kita cintai,” ujar Kepala Desa.

Sebelumnya, insiden ini sempat mencuat di beberapa media online pada minggu (6/4/2025).sebelum akhirnya dituntaskan dengan kesepakatan damai.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“PT Sofindo Seunagan kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan dan keselamatan kerja dengan menggelar Medical Check Up (MCU) bagi seluruh karyawan dan buruh pekerja. Pemeriksaan kesehatan yang berlangsung selama 2-4 Juni 2026 ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam memastikan kondisi kesehatan tenaga kerja tetap terjaga sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.”

Aceh

Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan yang diucapkan setiap peringatan 1 Juni. Nilai-nilainya harus hadir dalam tindakan nyata, mulai dari menghormati perbedaan, menjaga persatuan, hingga mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Masa depan bangsa tidak ditentukan oleh seberapa lantang kita menyebut Pancasila, tetapi oleh seberapa konsisten kita mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.”

Aceh

“Melalui pembinaan teknis lanjutan EPSS ini, kami berharap seluruh SKPK di Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat tata kelola statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026.” — Masitoh, S.K.M., M.K.M., Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Nagan Raya.