Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYAPeristiwaPOLRI

Tragedi Laka Lantas di Aceh Jaya, Tiga Warga Nagan Raya Meninggal Dunia

1122
×

Tragedi Laka Lantas di Aceh Jaya, Tiga Warga Nagan Raya Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, Aceh Jaya — Kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di ruas jalan nasional kawasan Rigah, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, pada Minggu dini hari (12/4/2026) sekitar pukul 00.20 WIB. Peristiwa nahas tersebut merenggut tiga korban jiwa yang seluruhnya merupakan warga Kabupaten Nagan Raya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat di lokasi kejadian, kecelakaan melibatkan satu unit mobil penumpang jenis Hiace yang melaju dari arah Meulaboh menuju Banda Aceh. Kendaraan tersebut diketahui mengangkut total 10 orang penumpang termasuk sopir.

Diduga, kecelakaan terjadi secara tiba-tiba di jalur tersebut, meskipun hingga saat ini penyebab pasti insiden masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Kondisi jalan serta faktor lainnya belum dapat dipastikan sebagai pemicu utama kejadian.

Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi maupun setelah mendapatkan penanganan. Ketiga korban diketahui bernama Jauhari (57), seorang aparatur sipil negara (PNS) yang merupakan warga Desa Padang Panyang, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya. Korban kedua adalah Said Karimuddin (56), juga berstatus PNS, warga Desa Peuleukung, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya. Sementara korban ketiga, Ahmad Hamdani (30), merupakan pelajar atau mahasiswa yang berasal dari Desa Padang Panyang, Kecamatan Kuala Pesisir.

Sementara itu, penumpang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dengan tingkat yang bervariasi. Para korban yang selamat langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Calang, Aceh Jaya.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan pertama sebelum tim medis dan aparat tiba di lokasi. Proses evakuasi berlangsung cukup cepat meski kondisi malam hari menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan korban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kronologi pasti kecelakaan. Olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan untuk mengumpulkan sejumlah bukti yang dapat membantu mengungkap penyebab insiden tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di jalur nasional wilayah Aceh, yang dikenal memiliki beberapa titik rawan kecelakaan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara, terutama pada perjalanan malam hari.

Pihak keluarga korban saat ini telah mendapatkan kabar duka dan proses pemulangan jenazah ke kampung halaman tengah dipersiapkan. Suasana duka menyelimuti keluarga besar korban di Nagan Raya atas kehilangan yang mendalam ini.

Kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada, menjaga kondisi kendaraan, serta memastikan kesiapan fisik saat melakukan perjalanan jarak jauh, guna meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah dua warga Kubang Gajah diwajibkan melapor ke Polsek Kuala Pesisir usai dilaporkan PT Socfindo Seunagan atas dugaan pengambilan berondolan sawit kering. Warga mempertanyakan penerapan asas keadilan karena berondolan yang dipersoalkan disebut merupakan sisa panen yang telah lama tertinggal di lokasi pembuangan janjang kosong (jangkos), sementara pihak perusahaan hingga kini belum memberikan keterangan resmi.”

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”

Aceh

“Konferensi pers ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk menghadirkan keterbukaan informasi, memperkuat komunikasi publik, serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan berimbang terkait pelayanan di RSUD Sultan Iskandar Muda.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Persoalan yang mencuat di RSUD Sultan Iskandar Muda tidak hanya menyangkut administrasi dan keuangan, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari keterlambatan pembayaran TPP ASN, persoalan sanitasi, hingga temuan BPK terkait indikasi pembayaran jasa pelayanan kesehatan secara ganda menjadi perhatian yang diharapkan segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Aceh

“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel Polri untuk meningkatkan produktivitas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tantangan Polri ke depan semakin berat dan kompleks, sehingga seluruh personel dituntut terus meningkatkan integritas dan pelayanan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Nagan Raya,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K.

Aceh

“Terbitnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Giok Nagan menjadi langkah strategis dalam melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi potensi unggulan daerah. Pengakuan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk terus mengembangkan Giok Nagan secara berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nagan Raya.”