NEWSBIDIK, PANGANDARAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran meminta pemerintah daerah segera merealisasikan pembentukan Badan Promosi Wisata Daerah. Lembaga tersebut dinilai penting untuk memperkuat strategi pemasaran destinasi wisata sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.
Baca Juga:
Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, menilai pembentukan badan promosi wisata sudah menjadi kebutuhan mendesak. Menurutnya, promosi yang terencana dan terorganisir menjadi faktor penting dalam persaingan industri pariwisata saat ini.
Ketua DPRD Asep Noordin: Regulasi Sudah Ada, Pemda Diminta Segera Realisasikan Lembaga Promosi Pariwisata
Ia menegaskan bahwa dasar hukum untuk pembentukan lembaga tersebut sebenarnya telah tersedia. Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti dengan menetapkan badan promosi wisata secara resmi.
“Regulasinya sudah ada melalui perda. Artinya pemerintah daerah tinggal merealisasikannya,” ujar Asep, belum lama ini.
Asep menjelaskan, hingga saat ini badan promosi wisata tersebut belum juga dibentuk meski aturan yang mengaturnya telah tersedia. Padahal, keberadaan lembaga tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya tarik Pangandaran di mata wisatawan.
Baca Juga:
Menurutnya, badan promosi wisata nantinya akan berperan dalam memasarkan berbagai potensi pariwisata Pangandaran serta menyebarluaskan informasi mengenai destinasi wisata yang dimiliki daerah tersebut.
Selain itu, lembaga tersebut juga akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemangku kebijakan, pelaku usaha hingga komunitas penggiat wisata.
“Keanggotaannya tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga melibatkan pelaku industri pariwisata dan para penggiat wisata,” jelasnya.
Lebih lanjut, badan promosi wisata juga dapat menjadi wadah untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan promosi, seperti forum promosi destinasi dengan mengundang pelaku usaha pariwisata, agen perjalanan, hingga investor baik dari dalam maupun luar negeri. Selasa, (10/3/2016)
Melalui forum tersebut, potensi wisata Pangandaran dapat dipaparkan secara langsung kepada para pelaku industri, termasuk peluang kerja sama dan investasi di sektor pariwisata.
Asep menilai Pangandaran memiliki kekayaan alam yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan. Namun, menurutnya pengelolaan dan pengembangannya tetap membutuhkan dukungan kebijakan yang tepat.
Ia juga menekankan bahwa pengembangan sektor pariwisata harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta melibatkan masyarakat sebagai bagian dari pengelolaan.
Baca Juga:
“Potensi wisata Pangandaran sudah sangat baik, namun pengembangannya harus tetap menjaga ekologi dan melibatkan masyarakat,” katanya.
Karena itu, DPRD berharap pemerintah daerah segera merealisasikan pembentukan Badan Promosi Wisata Daerah sebagai salah satu langkah strategis dalam memperkuat sektor pariwisata di Pangandaran.




















