Scroll untuk baca berita
Hukum & KriminalJawa Barat

Kasus Pinjaman Misterius Rp680 Juta, Eks Kalak BPBD Pangandaran Dikabarkan Diamankan Polres

3362
×

Kasus Pinjaman Misterius Rp680 Juta, Eks Kalak BPBD Pangandaran Dikabarkan Diamankan Polres

Sebarkan artikel ini
Kalak BPBD Kabupaten Pangandaran, Untung Saeful Rohmat, Senen (25/8/2025). (dok. foto newsbidik.com/RED)

NEWS BIDIK, Pangandaran –Kabar mengejutkan berhembus di Pangandaran. Mantan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Pangandaran berinisial K bersama dua mantan pegawai berinisial D dan M dikabarkan diamankan Polres Pangandaran terkait dugaan penggelapan uang. Informasi tersebut langsung menjadi sorotan masyarakat.

baca juga

Restorative Justice Pasca-P21 di Blora: Polisi Diduga Langgar Prosedur, Jaksa Dikesampingkan

Menanggapi isu tersebut, Kalak BPBD Pangandaran yang kini menjabat, Untung Saeful Rohmat, angkat bicara. Ia menegaskan, pihaknya belum menerima informasi resmi dari aparat penegak hukum mengenai penangkapan mantan pegawai BPBD tersebut.

baca juga

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Anggota Polisi di Garut

“Secara kelembagaan, kami hanya mendengar kabar dari mulut ke mulut sesama rekan. Informasinya ada mantan pegawai BPBD yang diamankan pihak Polres Pangandaran,” ujar Untung saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (25/8/2025).

baca juga 

Kapolri Berikan Tali Asih kepada Keluarga Komjen (Purn) Moehammad Jasin dan Veteran Seroja

Untung yang mulai menjabat pada 13 Juni 2023 itu mengaku tidak mengetahui secara detail duduk perkara yang menjerat ketiganya. Ia menambahkan, dua dari mantan pegawai tersebut bahkan telah mengundurkan diri tak lama setelah dirinya dilantik, sehingga tidak banyak yang ia ketahui.

baca juga

Ribuan Penonton Padati Pacuan Kuda Legokjawa, IHR Merdeka Cup 2025 Jadi Magnet Nasional

Meski begitu, Untung mengungkapkan bahwa informasi yang ia peroleh berkaitan dengan pinjaman uang dalam jumlah besar. “Sepengetahuan saya, kasus ini berhubungan dengan pinjam meminjam uang sebesar Rp680 juta kepada seseorang berinisial Y ketika mereka masih bertugas di BPBD. Namun, persoalan itu tidak ada kaitannya dengan dinas,” jelasnya.

baca juga

Pelaku Wisata dan Nelayan Bersatu Tolak KJA di Pantai Timur Pangandaran

Ia menambahkan, korban pernah menyampaikan langsung kepadanya terkait masalah tersebut. Namun hingga kini, Untung tidak mengetahui untuk apa uang itu digunakan oleh para terlapor.

baca juga

Mafia Solar Subsidi Terbongkar di Boyolali: SPBU dan Oknum Aparat Diduga Terlibat, Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp60 Miliar

“Nilainya memang fantastis. Saya juga tidak tahu uang tersebut dipakai untuk apa. Tapi yang jelas, persoalan itu kini sudah masuk ranah hukum,” tambahnya.

baca juga

Presiden Prabowo Subianto Apresiasi Guru dan Kepala Sekolah Rakyat: Anda Sedang Memutus Rantai Kemiskinan

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan penggelapan yang menyeret mantan pejabat dan pegawai BPBD Pangandaran tersebut.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Polres Pangandaran memastikan penanganan dugaan perusakan 63 pohon karet milik PTPN I Regional 2 masih berada pada tahap penyelidikan. Kepolisian menegaskan seluruh laporan akan diproses secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti, sementara masyarakat diminta menghormati proses hukum serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.”

Daerah

“Final Camat Cup 2026 di Alun-alun Malangbong berlangsung meriah dengan antusiasme ratusan penonton. Plt Camat Malangbong mengajak masyarakat menjaga sportivitas dan ketertiban, sementara KOK Malangbong mengapresiasi kerja keras panitia yang telah menyukseskan turnamen bola voli antar desa sebagai ajang pembinaan atlet sekaligus mempererat persatuan masyarakat.”

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”

Aceh

“Perselisihan terkait dugaan penyadapan pohon karet di Desa Kuala Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, berujung tragis. Seorang petani berusia 58 tahun meninggal dunia setelah mengalami luka bacok di bagian leher. Pelaku yang diduga emosi usai mengetahui pohon karetnya disadap kemudian menyerahkan diri ke pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.”

Jawa Barat

“Pemuda merupakan tonggak pembangunan bangsa. Di era digital, penguasaan teknologi menjadi kunci agar generasi muda mampu bersaing secara global. KNPI Kabupaten Bekasi dan Wuling Motors menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemuda dan industri dapat membuka peluang kerja sekaligus mendorong lahirnya generasi yang siap menghadapi masa depan.”