Scroll untuk baca berita
Hukum & KriminalJawa Barat

Kasus Pinjaman Misterius Rp680 Juta, Eks Kalak BPBD Pangandaran Dikabarkan Diamankan Polres

3242
×

Kasus Pinjaman Misterius Rp680 Juta, Eks Kalak BPBD Pangandaran Dikabarkan Diamankan Polres

Sebarkan artikel ini
Kalak BPBD Kabupaten Pangandaran, Untung Saeful Rohmat, Senen (25/8/2025). (dok. foto newsbidik.com/RED)

NEWS BIDIK, Pangandaran –Kabar mengejutkan berhembus di Pangandaran. Mantan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Pangandaran berinisial K bersama dua mantan pegawai berinisial D dan M dikabarkan diamankan Polres Pangandaran terkait dugaan penggelapan uang. Informasi tersebut langsung menjadi sorotan masyarakat.

baca juga

Restorative Justice Pasca-P21 di Blora: Polisi Diduga Langgar Prosedur, Jaksa Dikesampingkan

Menanggapi isu tersebut, Kalak BPBD Pangandaran yang kini menjabat, Untung Saeful Rohmat, angkat bicara. Ia menegaskan, pihaknya belum menerima informasi resmi dari aparat penegak hukum mengenai penangkapan mantan pegawai BPBD tersebut.

baca juga

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Anggota Polisi di Garut

“Secara kelembagaan, kami hanya mendengar kabar dari mulut ke mulut sesama rekan. Informasinya ada mantan pegawai BPBD yang diamankan pihak Polres Pangandaran,” ujar Untung saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (25/8/2025).

baca juga 

Kapolri Berikan Tali Asih kepada Keluarga Komjen (Purn) Moehammad Jasin dan Veteran Seroja

Untung yang mulai menjabat pada 13 Juni 2023 itu mengaku tidak mengetahui secara detail duduk perkara yang menjerat ketiganya. Ia menambahkan, dua dari mantan pegawai tersebut bahkan telah mengundurkan diri tak lama setelah dirinya dilantik, sehingga tidak banyak yang ia ketahui.

baca juga

Ribuan Penonton Padati Pacuan Kuda Legokjawa, IHR Merdeka Cup 2025 Jadi Magnet Nasional

Meski begitu, Untung mengungkapkan bahwa informasi yang ia peroleh berkaitan dengan pinjaman uang dalam jumlah besar. “Sepengetahuan saya, kasus ini berhubungan dengan pinjam meminjam uang sebesar Rp680 juta kepada seseorang berinisial Y ketika mereka masih bertugas di BPBD. Namun, persoalan itu tidak ada kaitannya dengan dinas,” jelasnya.

baca juga

Pelaku Wisata dan Nelayan Bersatu Tolak KJA di Pantai Timur Pangandaran

Ia menambahkan, korban pernah menyampaikan langsung kepadanya terkait masalah tersebut. Namun hingga kini, Untung tidak mengetahui untuk apa uang itu digunakan oleh para terlapor.

baca juga

Mafia Solar Subsidi Terbongkar di Boyolali: SPBU dan Oknum Aparat Diduga Terlibat, Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp60 Miliar

“Nilainya memang fantastis. Saya juga tidak tahu uang tersebut dipakai untuk apa. Tapi yang jelas, persoalan itu kini sudah masuk ranah hukum,” tambahnya.

baca juga

Presiden Prabowo Subianto Apresiasi Guru dan Kepala Sekolah Rakyat: Anda Sedang Memutus Rantai Kemiskinan

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan penggelapan yang menyeret mantan pejabat dan pegawai BPBD Pangandaran tersebut.

Tinggalkan Balasan

Jawa Barat

“Liga Jabar Istimewa ini menjadi bagian dari program pembinaan berkelanjutan bagi pemain muda di Jawa Barat. Kami ingin memberikan wadah kompetisi yang sehat, kompetitif, sekaligus menjadi ajang pencarian bakat pesepak bola usia dini,” ujar Hamun Sutisna.
Sementara itu, Sekjen PSSI Jawa Barat M. Jaelani Saputra menegaskan bahwa Liga Jabar Istimewa merupakan candradimuka pembinaan sepak bola Jawa Barat yang dirancang secara berjenjang dan akan menjadi agenda tahunan PSSI Jawa Barat dalam mencetak pemain-pemain berbakat dari daerah.

Daerah

“Berbagi di bulan Ramadan bukan sekadar tradisi, tetapi wujud kepedulian dan kebersamaan. Kami berharap santunan ini dapat membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim piatu serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berbagi,” ujar Ketua DPC Ormas MKGR Kabupaten Bekasi, Sarim Saefudin, saat kegiatan santunan dan buka puasa bersama di Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Jumat (06/03/2026).

Daerah

Polisi dari Kapal Polisi (KP) Tekukur–5010 Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di perairan Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku beserta lima botol yang diduga berisi bahan peledak serta sejumlah peralatan selam yang digunakan untuk melakukan aksi bom ikan.

Jawa Barat

“Reses ini bukan sekadar agenda formal, tetapi kewajiban kami untuk turun langsung mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Silakan sampaikan usulan yang benar-benar berdampak bagi kepentingan umum, dan akan kami kawal sesuai mekanisme di DPRD Provinsi Jawa Barat,” ujar H. Akhmad Marjuki dalam kegiatan reses di Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Selasa (24/2/2026).

“Sat Narkoba Polres Metro Bekasi kembali membongkar praktik peredaran obat keras daftar G di wilayah Kabupaten Bekasi. Dari dua lokasi berbeda di Cikarang Utara dan Sukamanah, petugas mengamankan tiga terduga pelaku serta ribuan butir tramadol yang diedarkan secara ilegal. Penindakan ini menjadi bukti komitmen kepolisian dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan obat keras.”