Scroll untuk baca berita
https://newsbidik.com/wp-content/uploads/2026/02/Sebanyak-16-SPPG-Polri-telah-dilengkapi-fasilitas-penunjang-berbasis-kemandirian-pangan-mulai-d.webp
NEWS-BIDIK NAGANRAYAPolitik

Irigasi Kering, Keujrun Blang Nagan Raya Datangi Dua Dinas Minta Solusi Krisis Air

379
×

Irigasi Kering, Keujrun Blang Nagan Raya Datangi Dua Dinas Minta Solusi Krisis Air

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, Nagan Raya – Menghadapi musim tanam 2025, para petani di Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, dihadapkan pada krisis air akibat mengeringnya saluran irigasi. Untuk mencari solusi, perwakilan Keujrun Blang yang dipimpin oleh Zulkifli alias HOP Keujrun mendatangi dua instansi terkait di tingkat kabupaten pada Senin (28/7/2025).

Dalam kunjungan tersebut, para petani didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya. Mereka menemui pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bidang Sumber Daya Air guna menyampaikan keluhan terkait minimnya suplai air untuk kebutuhan pertanian di wilayah Kecamatan Kuala.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Bidang SDA dan Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan (OP) Dinas PUPR Nagan Raya.

Berdasarkan informasi yang diterima dari petugas OP Irigasi Jeuram, diketahui bahwa pintu intake Bendung Jeuram tidak dapat dibuka terlalu besar karena terkendala kondisi bangunan BJr.2, terutama di bagian pintu sadap dan saluran kanan. Tingginya sedimentasi membuat pembukaan pintu air secara penuh berpotensi menimbulkan banjir di kawasan permukiman warga.

“Kami tidak bisa membuka pintu air terlalu besar karena akan menggenangi rumah-rumah penduduk. Ini jadi dilema: kalau dibuka kecil, air tidak sampai ke sawah; kalau dibuka besar, pemukiman terendam,” ujar salah satu pejabat OP Dinas PUPR.

Masalah yang sama juga ditemukan di ruas saluran BS.1 hingga BS.4 (Saluran Brantas/Saluran Gunung), di mana sedimentasi yang tinggi menyebabkan terhambatnya aliran air menuju areal pertanian di Suka Makmue dan Kuala.

Pihak Keujrun Blang berharap agar Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra I Provinsi Aceh segera mengambil tindakan, khususnya dalam pengerukan sedimentasi dan perbaikan jaringan irigasi agar krisis air tidak berlarut dan para petani bisa menjalankan musim tanam tepat waktu.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Pengungkapan ini merupakan bukti keseriusan kami dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Nagan Raya. Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga tersangka beserta 42 gram sabu berhasil diamankan. Kami mengimbau masyarakat untuk terus bekerja sama dengan kepolisian demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Nagan Raya mewakili Kap

Jawa Barat

“Reses ini bukan sekadar agenda formal, tetapi kewajiban kami untuk turun langsung mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Silakan sampaikan usulan yang benar-benar berdampak bagi kepentingan umum, dan akan kami kawal sesuai mekanisme di DPRD Provinsi Jawa Barat,” ujar H. Akhmad Marjuki dalam kegiatan reses di Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Selasa (24/2/2026).

Aceh

“Dugaan pembalakan liar di kawasan Hutan Ujong Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, disebut telah berlangsung berbulan-bulan tanpa penindakan tegas. Aktivitas penebangan kayu diduga dilakukan tanpa izin resmi sebagaimana diatur dalam UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dan KPH Wilayah IV Aceh segera turun tangan mengusut tuntas dugaan pelanggaran yang berpotensi merugikan negara serta mengancam kelestarian lingkungan.”

Aceh

“Tim terpadu Pemkab Nagan Raya bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan perusakan kebun sawit warga oleh PT Ensem Lestari Jaya di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Pemerintah daerah menegaskan komitmen menindak tegas pelanggaran lingkungan, perizinan, dan ketenagakerjaan demi melindungi masyarakat dan kelestarian lingkungan.”