Scroll untuk baca berita
NEWS-BIDIK NAGANRAYAPolitik

Irigasi Kering, Keujrun Blang Nagan Raya Datangi Dua Dinas Minta Solusi Krisis Air

478
×

Irigasi Kering, Keujrun Blang Nagan Raya Datangi Dua Dinas Minta Solusi Krisis Air

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, Nagan Raya – Menghadapi musim tanam 2025, para petani di Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, dihadapkan pada krisis air akibat mengeringnya saluran irigasi. Untuk mencari solusi, perwakilan Keujrun Blang yang dipimpin oleh Zulkifli alias HOP Keujrun mendatangi dua instansi terkait di tingkat kabupaten pada Senin (28/7/2025).

Dalam kunjungan tersebut, para petani didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya. Mereka menemui pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bidang Sumber Daya Air guna menyampaikan keluhan terkait minimnya suplai air untuk kebutuhan pertanian di wilayah Kecamatan Kuala.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Bidang SDA dan Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan (OP) Dinas PUPR Nagan Raya.

Berdasarkan informasi yang diterima dari petugas OP Irigasi Jeuram, diketahui bahwa pintu intake Bendung Jeuram tidak dapat dibuka terlalu besar karena terkendala kondisi bangunan BJr.2, terutama di bagian pintu sadap dan saluran kanan. Tingginya sedimentasi membuat pembukaan pintu air secara penuh berpotensi menimbulkan banjir di kawasan permukiman warga.

“Kami tidak bisa membuka pintu air terlalu besar karena akan menggenangi rumah-rumah penduduk. Ini jadi dilema: kalau dibuka kecil, air tidak sampai ke sawah; kalau dibuka besar, pemukiman terendam,” ujar salah satu pejabat OP Dinas PUPR.

Masalah yang sama juga ditemukan di ruas saluran BS.1 hingga BS.4 (Saluran Brantas/Saluran Gunung), di mana sedimentasi yang tinggi menyebabkan terhambatnya aliran air menuju areal pertanian di Suka Makmue dan Kuala.

Pihak Keujrun Blang berharap agar Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra I Provinsi Aceh segera mengambil tindakan, khususnya dalam pengerukan sedimentasi dan perbaikan jaringan irigasi agar krisis air tidak berlarut dan para petani bisa menjalankan musim tanam tepat waktu.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah dua warga Kubang Gajah diwajibkan melapor ke Polsek Kuala Pesisir usai dilaporkan PT Socfindo Seunagan atas dugaan pengambilan berondolan sawit kering. Warga mempertanyakan penerapan asas keadilan karena berondolan yang dipersoalkan disebut merupakan sisa panen yang telah lama tertinggal di lokasi pembuangan janjang kosong (jangkos), sementara pihak perusahaan hingga kini belum memberikan keterangan resmi.”

Aceh

“Konferensi pers ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk menghadirkan keterbukaan informasi, memperkuat komunikasi publik, serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan berimbang terkait pelayanan di RSUD Sultan Iskandar Muda.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Aceh

“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel Polri untuk meningkatkan produktivitas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tantangan Polri ke depan semakin berat dan kompleks, sehingga seluruh personel dituntut terus meningkatkan integritas dan pelayanan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Nagan Raya,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K.

Aceh

“Keberadaan perusahaan di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar serta tetap menjaga kelestarian lingkungan. Hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat harus terus dibangun melalui komunikasi, musyawarah, dan kerja sama yang berkelanjutan,” — Teuku Khalilullah, Camat Tadu Raya.