Scroll untuk baca berita
Ekonomi & BisnisHeadlineJawa Tengah

Presiden Prabowo Kunjungi Gresik dan Sidoarjo, Resmikan Smelter PTFI dan Renovasi Stadion

637
×

Presiden Prabowo Kunjungi Gresik dan Sidoarjo, Resmikan Smelter PTFI dan Renovasi Stadion

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK||Sidoarjo,– Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (17/03/2025) pukul 12.40 WIB untuk melakukan kunjungan kerja. Kedatangannya disambut oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto.

Dari Sidoarjo, Presiden melanjutkan perjalanan ke Gresik dengan heli Caracal TNI AU. Di Gresik, ia meninjau area smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) serta meresmikan produksi pemurnian logam mulia atau precious metal refinery (PMR) terintegrasi terbesar di dunia.

Setelah agenda di Gresik, Presiden kembali ke Sidoarjo untuk menghadiri peresmian rehabilitasi, renovasi, dan pembangunan 17 stadion di Indonesia yang berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

“Kehadiran Presiden di Gresik ini menandai komitmen pemerintah dalam mendorong industri pengolahan dan pemurnian mineral di dalam negeri. Sementara peresmian rehabilitasi dan pembangunan stadion menjadi langkah nyata dalam meningkatkan fasilitas olahraga,” ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana.

Sebelumnya, Presiden dan rombongan terbatas berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 11.30 WIB. Dalam penerbangan menuju Jawa Timur, Presiden turut didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Kami meminta aparat penegak hukum segera mendalami dugaan penimbunan dan penyalahgunaan solar bersubsidi ini secara profesional dan transparan. Jika ditemukan unsur pidana, kami berharap proses hukum dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak berhenti di tengah jalan,” ujar Joker, perwakilan Media Hukum dan Kriminal wilayah Kabupaten Jepara

Daerah

“Bantuan revitalisasi SMP Islam Darurrohman Jondang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, dengan anggaran hampir Rp500 juta, menjadi sorotan. Pekerjaan yang meliputi atap, jendela, dan lantai dinilai perlu diklarifikasi karena kondisi gedung sekolah telah berusia lebih dari 40 tahun. Pihak sekolah mengaku sebelumnya mengusulkan penanganan gedung yang dianggap menjadi prioritas, namun pekerjaan yang diarahkan justru mencakup tiga bagian tersebut. Selain itu, pelaksanaan proyek juga disorot terkait pengawasan dan penggunaan tenaga kerja dari luar desa. Tim media mendorong pihak dinas dan instansi terkait melakukan pemeriksaan teknis serta administrasi untuk memastikan pekerjaan sesuai perencanaan, spesifikasi, dan ketentuan mekanisme