Scroll untuk baca berita
Jawa TengahJeparaPeristiwa

Diduga Asal Jadi, Jalan Aspal di Desa Bondo Jepara Sudah Ditumbuhi Rumput Meski Baru Dikerjakan

3123
×

Diduga Asal Jadi, Jalan Aspal di Desa Bondo Jepara Sudah Ditumbuhi Rumput Meski Baru Dikerjakan

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Jepara – Proyek pengaspalan jalan di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, menuai sorotan tajam dari masyarakat dan lembaga pengawasan. Pasalnya, meski baru selesai dikerjakan, kondisi jalan di RT 2 dan RT 3 RW 1 tersebut sudah ditumbuhi rumput di sejumlah titik, memunculkan dugaan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi.

Tim media bersama Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) Divisi Pengawasan Barang dan Jasa yang dipimpin Ujatko meninjau langsung lokasi pada Jumat (03/10/2025). Dari hasil pantauan, terlihat jelas beberapa bagian badan jalan sudah mulai ditumbuhi rumput liar.

Saat dikonfirmasi, Ketua RT 2 RW 1 mengaku tidak mengetahui detail proyek tersebut.

Soal pekerjaan jalan aspal, saya selaku ketua RT tidak tahu anggarannya dari mana. Semua petinggi (kepala desa) yang tahu,” ucapnya.

Pernyataan senada disampaikan Ketua RT 3 RW 1.

“Memang jalan aspal itu berada di wilayah RT 2 dan RT 3, tapi semua yang paham ya petinggi,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa lebar jalan awalnya hanya 2,5 meter, namun diperlebar menjadi sekitar 4 meter karena adanya partisipasi pemilik pabrik setempat.

Karena tidak menemukan papan nama proyek di lokasi, tim media menghubungi perangkat desa yang bertugas sebagai pelaksana kegiatan (PK A) melalui telepon. Namun informasi yang diberikan tidak memuaskan, sehingga tim meminta kontak TPK (Tim Pengelola Kegiatan) inisial J.

Melalui sambungan telepon, TPK J menjelaskan bahwa papan proyek sebenarnya sudah ada.

“Kalau tidak ada di lokasi, kemungkinan masih di balai desa. Besok saya carikan,” katanya.

Terkait sumber anggaran, ia menyebut berasal dari Dana Desa.

“Anggarannya dari dana desa. Untuk nilai pastinya, besok saya informasikan,” tambahnya.

Sementara itu, Ujatko dari LPK menilai kualitas pekerjaan patut dipertanyakan.

“Kalau saya lihat, pekerjaan jalan aspal di Desa Bondo RT 2 dan RT 3 RW 1 tidak sesuai spesifikasi,” tegasnya.

“Baru selesai dikerjakan kok sudah ditumbuhi rumput. Itu indikasi kuat pekerjaan tidak benar. Kami akan buatkan laporan resmi agar jadi pembelajaran bagi desa lain dan supaya ada perbaikan,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Jawa Tengah

Selain SMKN 5 Semarang, dua sekolah lainnya yang turut menerima penghargaan sebagai SMA/SMK Teraktif adalah SMA Negeri 3 Semarang dan SMA Negeri 6 Semarang.
Program Rengganis Pintar merupakan upaya Disperindag Jawa Tengah untuk mendorong penerapan konsep green industry di dunia pendidikan sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya industri yang ramah lingkungan sebagai strategi memperkuat daya saing dan ekspor daerah.

Daerah

“Harapan seorang warga Desa Lemahireng Krajan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, menjadi potret masih adanya masyarakat yang merasa belum tersentuh Program Bantuan Pangan pemerintah. Riadi (Adi), pekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu, memohon keadilan agar dapat masuk dalam daftar penerima bantuan. Pemerintah desa menyatakan akan melakukan verifikasi ulang dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Semarang, sementara hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana Kepresidenan. NEWSBIDIK akan terus mengawal perkembangan informasi ini sesuai fakta dan keterangan resmi dari pihak terkait.”

BREBES

“Warga berharap proyek P3-TGAI di Desa Karangsambung dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan mendapat pengawasan maksimal. Dugaan penggunaan material yang dipertanyakan serta kedalaman pondasi yang dinilai minim perlu mendapat klarifikasi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait agar kualitas bangunan irigasi benar-benar terjamin.”

Jawa Tengah

“Saya menegaskan bahwa seluruh proses pengangkatan jabatan yang saya terima telah melalui mekanisme dan ketentuan kepegawaian yang berlaku sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK). Tidak benar jika disebut saya dipromosikan tanpa prosedur atau melalui praktik jual beli jabatan,” tegas NYT dalam hak jawab yang disampaikan kepada redaksi.

Daerah

“Diduga sebuah rumah di Ngemplak, Boyolali, digunakan sebagai lokasi penyimpanan dan penjualan LPG tanpa izin. Pemilik rumah mengaku bukan agen maupun pangkalan resmi serta menyampaikan adanya klaim keterlibatan pihak lain, termasuk menyebut oknum kepolisian sebagai ‘backing’. Seluruh pengakuan tersebut masih bersifat sepihak dan belum mendapat konfirmasi dari pihak yang disebut maupun aparat berwenang.”