Scroll untuk baca berita
Kepulauan Bangka BelitungPeristiwa

Pemred Okeyboz.com Ditemukan Tewas di Sumur Kebun, Polisi Duga Dibunuh

1211
×

Pemred Okeyboz.com Ditemukan Tewas di Sumur Kebun, Polisi Duga Dibunuh

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK, Pangkalpinang – Dunia jurnalistik Bangka Belitung berduka. Adityawarman (48), wartawan senior sekaligus Pemimpin Redaksi Okeyboz.com, ditemukan tewas mengenaskan di dalam sumur kebun miliknya di kawasan Dealova, Air Kepala Tujuh, Gerunggang, Pangkalpinang, Jumat (8/8/2025) siang.

Saat ditemukan, korban mengenakan kaos biru dan celana jeans. Tubuhnya dipenuhi luka senjata tajam. Aparat kepolisian menduga, Adityawarman menjadi korban pembunuhan sebelum jasadnya dibuang ke dalam sumur.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, terakhir kali keluarga berkomunikasi dengan korban pada Kamis pagi. Saat itu, ia berpamitan untuk pergi ke kebun menemui seseorang. Namun, sejak pukul 11.30 WIB, ponsel korban tidak lagi aktif. Hilangnya komunikasi membuat keluarga khawatir dan melapor ke pihak berwenang.

Hasil penyelidikan sementara, polisi mengamankan seorang terduga pelaku yang diduga sebagai penjaga kebun korban. Penangkapan dilakukan di wilayah Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Selain itu, polisi turut menyita mobil Daihatsu Terios putih milik korban sebagai barang bukti.

Jenazah Adityawarman kini berada di RS Bhayangkara Polda Babel untuk proses autopsi. Rekan-rekan seprofesi mengenangnya sebagai sosok jurnalis berintegritas, kritis, dan berdedikasi tinggi terhadap profesi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus mendalami motif pembunuhan dan melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku serta sejumlah saksi.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Seorang remaja bernama Kamaludin (15) dilaporkan hilang setelah terseret arus deras Sungai Krueng Tadu di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Jumat (1/5/2026). Hingga Minggu (3/5/2026), tim gabungan BPBD, SAR, dan aparat kepolisian masih terus melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai meski terkendala arus yang kuat dan medan sulit. Pihak keluarga masih menunggu dengan penuh harap di lokasi kejadian.”