Scroll untuk baca berita
DaerahJawa Barat

Lapas Kelas IIB Ciamis Serahkan Ijazah Paket A, B, dan C kepada Warga Binaan

1292
×

Lapas Kelas IIB Ciamis Serahkan Ijazah Paket A, B, dan C kepada Warga Binaan

Sebarkan artikel ini
Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, bersama perwakilan Disdik Kabupaten Ciamis menyerahkan secara simbolis ijazah paket A, B, dan C kepada warga binaan di ruang pendidikan Lapas Ciamis, Selasa (15/7/2025). dok. Poto newsbidik.com// H. Ijudin S.H.,

newsbidik.com,//Ciamis,– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis menggelar acara penyerahan ijazah pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C kepada sejumlah warga binaan. Bertempat di ruang pendidikan Lapas, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program kerjasama antara Lapas Ciamis dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis yang telah berlangsung sejak tahun 2022.

Selasa , (15/7/2025).

Program pendidikan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan intelektual dan kualitas hidup para narapidana melalui pendidikan formal yang setara dengan jenjang SD, SMP, dan SMA.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdik Ciamis, Eka Yudha Katresna, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa ijazah yang diterima oleh warga binaan adalah setara dengan ijazah negeri karena diterbitkan oleh Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Negeri.

 “Para warga binaan yang lulus bukanlah lulusan SMA dari Lapas Ciamis, tetapi lulusan program pendidikan setara SMA negeri yang diselenggarakan di dalam Lapas,” ujar Eka.

Eka juga berharap pihak Lapas Ciamis terus aktif mendorong warga binaan yang belum memiliki ijazah untuk mengikuti program ini. Hal ini, menurutnya, akan berdampak positif pada peningkatan indeks rata-rata lama sekolah (RLS) di Kabupaten Ciamis. Program ini didukung oleh pendanaan dari skema IMAS GEMAS 25PLUS milik Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis.

Sementara itu, Kepala Lapas Ciamis, Supriyanto, A.Md.I.P., S.H., M.M., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas sinergi yang terjalin dengan baik antara Lapas dan pihak Disdik.

 “Di bawah kepemimpinan saya, kami ingin mewujudkan Lapas yang bukan hanya menjadi tempat menjalani hukuman, tapi juga sebagai tempat pengembangan diri dan keterampilan,” tegas Supriyanto.

Selain program pendidikan kesetaraan, Lapas Ciamis juga aktif dalam berbagai bentuk pembinaan lainnya. Di antaranya adalah program belajar Bahasa Inggris yang dipimpin oleh petugas bernama Nazar, serta pelatihan keterampilan kerja di bidang pertanian. Pelatihan ini dilakukan secara praktis dan teoritis, bahkan mendatangkan ahli pertanian dari dinas terkait.

Supriyanto menambahkan bahwa Lapas Ciamis juga berkomitmen untuk terus meningkatkan pendidikan kepribadian narapidana. Harapannya, warga binaan tidak hanya memiliki keterampilan kerja dan ijazah pendidikan formal, tetapi juga menjadi pribadi yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan keyakinan masing-masing.

 

“Kami ingin Lapas Ciamis menjadi role model dalam membina narapidana yang siap bersaing secara formal dan memiliki keterampilan yang dapat diterima oleh masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Melalui pembinaan teknis lanjutan EPSS ini, kami berharap seluruh SKPK di Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat tata kelola statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026.” — Masitoh, S.K.M., M.K.M., Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Nagan Raya.

Jawa Barat

“Ini bukan hanya kegiatan seremonial. Kami hadir untuk melaksanakan tugas konstitusional sebagai anggota DPRD, yakni menyerap aspirasi masyarakat, baik secara tertulis maupun disampaikan langsung. Keduanya sangat penting,” ujar Rudy Rafly.