Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYAPeristiwa

Hidup Dalam Kekurangan, Ruslaini dan Anak ODGJ di Nagan Raya Butuh Uluran Tangan

983
×

Hidup Dalam Kekurangan, Ruslaini dan Anak ODGJ di Nagan Raya Butuh Uluran Tangan

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,//Nagan Raya – Di tengah kemeriahan peringatan HUT ke-23 Kabupaten Nagan Raya, masih ada warganya yang luput dari perhatian. Ruslaini, seorang ibu asal Desa Purworejo, Kecamatan Kuala, Nagan Raya, hidup dalam kondisi serba kekurangan sambil merawat anak laki-lakinya yang mengalami gangguan jiwa.

 

Kepada tim liputan Aceh yang berkunjung langsung ke rumahnya, Ruslaini menceritakan kisah hidupnya yang penuh keprihatinan. Ia tidak memiliki penghasilan tetap untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Demi sesuap nasi, ia terpaksa memungut brondolan kelapa sawit dari kebun milik PT Sofindo Seunagan, meski ia sadar hal itu melanggar aturan.

 

“Sering kali kami tidak makan, kalau pun makan hanya dengan nasi dan garam,” tutur Ruslaini dengan mata berkaca-kaca. Selasa, (22/7/2025).

 

Anaknya yang mengalami gangguan jiwa bahkan harus tinggal terkurung di dalam ruangan yang menyerupai jeruji besi selama bertahun-tahun. Kondisi rumah yang ia tempati pun sangat memprihatinkan. Rumah itu adalah milik adik kandungnya, tempat ia menumpang karena tidak memiliki rumah sendiri.

 

Kondisi ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Nagan Raya dan dinas terkait, agar Ruslaini dan anaknya dapat memperoleh kehidupan yang layak. Mereka juga sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan yang tergerak membantu meringankan beban hidupnya.

 

Bagi masyarakat maupun dermawan yang ingin membantu, dapat langsung mengunjungi kediaman Ruslaini di Desa Purworejo, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, tepat di samping masjid desa tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Aceh

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah dua warga Kubang Gajah diwajibkan melapor ke Polsek Kuala Pesisir usai dilaporkan PT Socfindo Seunagan atas dugaan pengambilan berondolan sawit kering. Warga mempertanyakan penerapan asas keadilan karena berondolan yang dipersoalkan disebut merupakan sisa panen yang telah lama tertinggal di lokasi pembuangan janjang kosong (jangkos), sementara pihak perusahaan hingga kini belum memberikan keterangan resmi.”

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”

Aceh

“Konferensi pers ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk menghadirkan keterbukaan informasi, memperkuat komunikasi publik, serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan berimbang terkait pelayanan di RSUD Sultan Iskandar Muda.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Persoalan yang mencuat di RSUD Sultan Iskandar Muda tidak hanya menyangkut administrasi dan keuangan, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari keterlambatan pembayaran TPP ASN, persoalan sanitasi, hingga temuan BPK terkait indikasi pembayaran jasa pelayanan kesehatan secara ganda menjadi perhatian yang diharapkan segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Aceh

“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel Polri untuk meningkatkan produktivitas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tantangan Polri ke depan semakin berat dan kompleks, sehingga seluruh personel dituntut terus meningkatkan integritas dan pelayanan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Nagan Raya,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K.