Scroll untuk baca berita
HeadlineJawa BaratNEWSBIDIK PANGANDARAN

Polres Pangandaran Bangun Harapan Lewat Bedah Rumah untuk Dua Lansia Buruh Harian

526
×

Polres Pangandaran Bangun Harapan Lewat Bedah Rumah untuk Dua Lansia Buruh Harian

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//PANGANDARAN — Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Pangandaran bersama Pemerintah Kabupaten Pangandaran mewujudkan mimpi dua warga lanjut usia melalui program bedah rumah tidak layak huni (Rutilahu). Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan di Dusun Sucen, Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Senin pagi (23/6/2025).

Baca juga

https://newsbidik.com/daerah/jawa-barat/tukang-ojek-di-pangandaran-jadi-korban-begal-berkedok-penumpang-polisi-berhasil-meringkus-pelaku/

Kegiatan sosial yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB itu menjadi momen haru bagi Juhri (49) dan Agus (77), dua buruh harian lepas yang selama ini hidup dalam kondisi rumah yang memprihatinkan. Kini, keduanya akan menempati hunian yang lebih layak berkat kolaborasi antara Polres Pangandaran, Dinas Sosial, dan Dinas Pekerjaan Umum.

Kapolres Pangandaran, AKBP Mujianto, S.I.K., M.H., yang hadir langsung di lokasi bersama Ketua Bhayangkari Cabang Pangandaran, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil survei lapangan yang menggambarkan betapa masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

“Kami melihat kondisi rumah Pak Juhri dan Pak Agus sudah sangat tidak layak. Karena itu, kami bergerak cepat bersama pemerintah daerah untuk merealisasikan bantuan ini. Kami juga menyiapkan rumah sementara agar mereka bisa tetap tinggal dengan nyaman selama proses renovasi berlangsung,” tutur AKBP Mujianto.

Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Polri dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, terutama di wilayah yang belum tersentuh pembangunan secara optimal.

Baga juga

https://newsbidik.com/daerah/jawa-barat/polisi-tangkap-pasutri-di-pangandaran-diduga-lakukan-live-streaming-asusila-berbayar/

Selama kegiatan berlangsung, suasana aman dan kondusif tetap terjaga. Senyum dan haru menyelimuti wajah Juhri dan Agus yang kini memiliki harapan baru untuk menjalani hari tua dengan lebih layak dan bermartabat.

 

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Final Camat Cup 2026 di Alun-alun Malangbong berlangsung meriah dengan antusiasme ratusan penonton. Plt Camat Malangbong mengajak masyarakat menjaga sportivitas dan ketertiban, sementara KOK Malangbong mengapresiasi kerja keras panitia yang telah menyukseskan turnamen bola voli antar desa sebagai ajang pembinaan atlet sekaligus mempererat persatuan masyarakat.”

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”

Daerah

“Diduga sebuah rumah di Ngemplak, Boyolali, digunakan sebagai lokasi penyimpanan dan penjualan LPG tanpa izin. Pemilik rumah mengaku bukan agen maupun pangkalan resmi serta menyampaikan adanya klaim keterlibatan pihak lain, termasuk menyebut oknum kepolisian sebagai ‘backing’. Seluruh pengakuan tersebut masih bersifat sepihak dan belum mendapat konfirmasi dari pihak yang disebut maupun aparat berwenang.”

Aceh

“Persoalan yang mencuat di RSUD Sultan Iskandar Muda tidak hanya menyangkut administrasi dan keuangan, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari keterlambatan pembayaran TPP ASN, persoalan sanitasi, hingga temuan BPK terkait indikasi pembayaran jasa pelayanan kesehatan secara ganda menjadi perhatian yang diharapkan segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Perselisihan terkait dugaan penyadapan pohon karet di Desa Kuala Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, berujung tragis. Seorang petani berusia 58 tahun meninggal dunia setelah mengalami luka bacok di bagian leher. Pelaku yang diduga emosi usai mengetahui pohon karetnya disadap kemudian menyerahkan diri ke pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.”