Scroll untuk baca berita
Daerah

Nestapa Mbah Supi: Lansia Sebatang Kara di Karang Joho Tinggal di Rumah Hampir Roboh

670
×

Nestapa Mbah Supi: Lansia Sebatang Kara di Karang Joho Tinggal di Rumah Hampir Roboh

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//SEMARANG – Di balik ketenangan Dusun Karang Joho, RT 01 RW 04, Desa Samban, Kabupaten Semarang, tersimpan kisah memilukan dari seorang warga lanjut usia bernama Mbah Supi. Hidup sebatang kara tanpa sanak saudara, perempuan sepuh ini menempati rumah yang nyaris roboh, jauh dari kata layak huni. Selasa. (13/5/2025).

Kondisi Mbah Supi memantik keprihatinan warga sekitar yang menilai pemerintah desa seolah abai terhadap warganya yang hidup dalam keterbatasan. Beberapa warga yang ditemui enggan disebutkan namanya, namun mereka menyuarakan keprihatinan dan kekecewaan terhadap kurangnya perhatian dari perangkat desa hingga tingkat kelurahan.

“Kasihan Mbah Supi, sudah tua, hidup sendiri, rumahnya juga hampir roboh. Kami khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap salah satu tetangga.

Warga lain pun mempertanyakan kinerja pemerintah setempat dalam menyalurkan bantuan sosial. “Kami heran, kenapa belum ada bantuan yang sampai ke beliau. Padahal beliau warga asli sini dan sangat membutuhkan,” ujar seorang warga lain dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari perangkat Dusun Karang Joho. Pihak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada kepala dusun maupun pihak kelurahan.

Kasus Mbah Supi menjadi potret buram pelayanan sosial di tingkat desa, khususnya dalam mendeteksi dan merespons kondisi warganya yang rentan. Masyarakat berharap adanya gerak cepat dari pemerintah desa, Kabupaten Semarang, serta dinas terkait untuk memberikan bantuan yang nyata dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Semarang juga diharapkan segera turun tangan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program bantuan sosial yang berjalan. Transparansi serta akuntabilitas menjadi hal krusial agar bantuan tepat sasaran dan tidak meninggalkan warga seperti Mbah Supi dalam ketidakpastian.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Delapan penghargaan yang diraih menjadi bukti bahwa santri Dayah Ruhul Qur’ani mampu bersaing di bidang robotika. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar, berinovasi, dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.” — Teuku Raden Triolan Wijaya, S.Kom., M.Cs., Pelatih Tim Robotik Dayah Ruhul Qur’ani.

Daerah

“Dugaan pungutan liar dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, mencuat setelah sejumlah nasabah mengaku diminta menyerahkan uang jutaan rupiah kepada agen sebelum pencairan kredit. Para nasabah menduga praktik tersebut telah berlangsung terhadap puluhan peminjam dan meminta aparat penegak hukum serta pihak Bank Mandiri melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam pemberitaan belum memberikan keterangan resmi.”

Aceh

“Masyarakat berharap hukum ditegakkan secara adil tanpa dipengaruhi kepentingan pihak mana pun. Kepastian hukum menjadi kebutuhan utama agar persoalan yang tengah bergulir tidak terus menimbulkan spekulasi maupun konflik di tengah masyarakat. Sesuai amanat Pasal 27 UUD 1945, setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum dan berhak memperoleh perlakuan yang adil.”

Daerah

“Harapan seorang warga Desa Lemahireng Krajan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, menjadi potret masih adanya masyarakat yang merasa belum tersentuh Program Bantuan Pangan pemerintah. Riadi (Adi), pekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu, memohon keadilan agar dapat masuk dalam daftar penerima bantuan. Pemerintah desa menyatakan akan melakukan verifikasi ulang dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Semarang, sementara hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana Kepresidenan. NEWSBIDIK akan terus mengawal perkembangan informasi ini sesuai fakta dan keterangan resmi dari pihak terkait.”

Aceh

“Pawai Karnaval Budaya HUT Ke-24 Nagan Raya menjadi bukti semangat generasi muda dalam mencintai dan melestarikan budaya daerah. Melalui kreativitas para pelajar, warisan budaya tidak hanya dipertontonkan, tetapi juga diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Nagan Raya,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK).

Aceh

“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmennya melalui program CSR serta mendukung suksesnya HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya. Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus terjalin untuk membangun Nagan Raya yang mandiri dan madani,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan (TRK), saat menutup Nagan Raya Fair 2026 di Alun-Alun Suka Makmue, Senin (21/7/2026).

Daerah

“Polres Pangandaran memastikan penanganan dugaan perusakan 63 pohon karet milik PTPN I Regional 2 masih berada pada tahap penyelidikan. Kepolisian menegaskan seluruh laporan akan diproses secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti, sementara masyarakat diminta menghormati proses hukum serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.”