Scroll untuk baca berita
DaerahNEWS-BIDIK NAGANRAYA

GMOCT Desak Disnaker Nagan Raya Usut Dugaan Pengabaian Hak Buruh oleh Koperasi: Korban Tewas, Tanggung Jawab Dipertanyakan

527
×

GMOCT Desak Disnaker Nagan Raya Usut Dugaan Pengabaian Hak Buruh oleh Koperasi: Korban Tewas, Tanggung Jawab Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Nagan Raya, Aceh  Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) mendesak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nagan Raya untuk segera mengusut tuntas dugaan pengabaian hak buruh oleh sebuah koperasi berbadan hukum di wilayah tersebut, menyusul kecelakaan kerja yang mengakibatkan salah satu pekerja meninggal dunia.

Kasus ini mencuat setelah seorang wartawan yang juga merupakan perwakilan keluarga korban, Siwan, mengungkap bahwa koperasi tempat korban bekerja diduga tidak memiliki perjanjian kerja tertulis dengan pekerjanya. Minggu. (18/5/2025).

“Saya sangat menyayangkan bagaimana koperasi yang berbadan hukum bisa mempekerjakan buruh tanpa kontrak kerja tertulis. Jika ini benar, koperasi telah melanggar aturan hukum yang berlaku,” ujar Siwan.

Lebih lanjut, Siwan menyoroti adanya pemotongan gaji yang tidak wajar. Dari gaji buruh sebesar Rp700.000 per bulan, sebesar Rp150.000 dipotong untuk pajak dan uang sedekah, tanpa kejelasan dasar hukumnya.

“Jika pekerja bukan anggota koperasi, atas dasar apa dikenakan PPh 2,62% dan sedekah Rp150.000 setiap bulan?” tegasnya.

GMOCT meminta agar Disnaker Nagan Raya tidak menutup mata terhadap persoalan ini dan segera menegakkan aturan sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan serta Undang-Undang Cipta Kerja yang menegaskan bahwa koperasi wajib bertanggung jawab terhadap pekerjanya, terutama dalam situasi kecelakaan kerja yang berujung pada kematian.

Tak hanya itu, Siwan juga mengaku menjadi korban pencemaran nama baik oleh pihak koperasi.

“Saya dituduh sebagai wartawan yang tidak memiliki etika dan adab. Tuduhan ini mencemarkan nama baik saya. Padahal saya memiliki bukti bahwa pihak koperasi telah memberi izin untuk dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp,” jelasnya.

Siwan menegaskan akan menempuh jalur hukum atas tuduhan tersebut dan tetap memperjuangkan keadilan bagi korban serta keluarganya.

Sebelum berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada pihak koperasi tidak membuahkan hasil. Pesan WhatsApp yang dikirim hanya menunjukkan satu centang, menandakan pesan belum dibaca. Sementara itu, Disnaker Nagan Raya belum memberikan respons atas konfirmasi yang dikirimkan melalui jalur serupa.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“PT Sofindo Seunagan kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan dan keselamatan kerja dengan menggelar Medical Check Up (MCU) bagi seluruh karyawan dan buruh pekerja. Pemeriksaan kesehatan yang berlangsung selama 2-4 Juni 2026 ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam memastikan kondisi kesehatan tenaga kerja tetap terjaga sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.”

Aceh

Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan yang diucapkan setiap peringatan 1 Juni. Nilai-nilainya harus hadir dalam tindakan nyata, mulai dari menghormati perbedaan, menjaga persatuan, hingga mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Masa depan bangsa tidak ditentukan oleh seberapa lantang kita menyebut Pancasila, tetapi oleh seberapa konsisten kita mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.”

Aceh

“Melalui pembinaan teknis lanjutan EPSS ini, kami berharap seluruh SKPK di Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat tata kelola statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026.” — Masitoh, S.K.M., M.K.M., Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Nagan Raya.